Pemerintah Respon Kelangkaan BBM di SPBU Swasta - Plus62.co

Pemerintah Respon Kelangkaan BBM di SPBU Swasta

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, plus62.co – Kelangkaan BBM non-subsidi di SPBU swasta belakangan ini, mengharuskan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) merespon permasalahan ini dengan memberi solusi demi kepentingan masyarakat luas.

Sejumlah penyedia Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi atau swasta seperti Shell Indonesia, BP, hingga Vivo mengalami masalah kelangkaan BBM dikarenakan stok yang ada tak bisa memenuhi permintaan yang tinggi.

Baca Juga :  Nicolas Maduro Jalani Sidang Dakwaan di Pengadilan Federal New York Usai Ditangkap Pasukan AS di Caracas

Jika ditarik ke belakang, membludaknya permintaan pada SPBU swasta juga disebabkan oleh sejumlah masalah yang menerpa Pertamina seperti pengoplosan Pertamax. Masalah ini berakibat dengan munculnya krisis kepercayaan masyarakat.

Dalam konferensi pers, Jumat (19/9/2025), Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan, pihak swasta menyetujui membeli BBM murni dari Pertamina untuk mengatasi kelangkaan BBM.

Baca Juga :  Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri dan Polda Sumut, Kerahkan Anjing Pelacak K-9 Cari Korban Bencana di Tapanuli Tengah

“Kami baru selesai rapat dengan teman-teman dari swasta dan Pertamina, menghasilkan empat hal: yang pertama adalah mereka setuju untuk beli (kolaborasi) dengan Pertamina, yang kedua adalah disepakati untuk melakukan join surveyor, yang ketiga menyangkut harga, pemerintah ingin harus fair tidak boleh ada yang dirugikan, kita ingin swasta dan Pertamina harus sama-sama cengli, yang keempat open book semua harus terbuka.” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM.

Baca Juga :  Diduga Alami Epilepsi, Pria Jatuh ke Kali Cengkareng Saat Sedang Makan di Tepi Kali

Dia juga memastikan, BBM akan kembali masuk ke SPBU swasta paling lambat dalam tujuh hari ini.

“Stok cadangan BBM dalam 18 sampai 21 hari clear tidak ada masalah, insyaallah paling lambat 7 hari barang sudah masuk ke Indonesia.” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Jalan Condet Berlubang Picu Kecelakaan, Pemkot Jaktim Desak PAM Jaya Tutup Galian
Empat Warga Jakpus Terima Kunci Rumah Hasil Program Bedah Rumah
Viral! Diduga Petugas SDA Santai saat Jam Kerja di Jakpus, Netizen Geram
Gunungan Sampah Longsor di Bantargebang, 3 Korban Jiwa
Rokok Ilegal Dijual Terang-terangan, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat
Abdul Karim Qasim, Jenderal yang Mengguncang Monarki Irak dan Jejak Soekarno di Sungai Tigris
Pasal 33 yang Terlupakan dan Masa Depan Indonesia
Ramadhan Ceria Penuh Berkah, Pemkot Jakpus Bangun Karakter Generasi Muda

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 21:27 WIB

Jalan Condet Berlubang Picu Kecelakaan, Pemkot Jaktim Desak PAM Jaya Tutup Galian

Senin, 16 Maret 2026 - 15:13 WIB

Empat Warga Jakpus Terima Kunci Rumah Hasil Program Bedah Rumah

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:50 WIB

Viral! Diduga Petugas SDA Santai saat Jam Kerja di Jakpus, Netizen Geram

Senin, 9 Maret 2026 - 04:14 WIB

Gunungan Sampah Longsor di Bantargebang, 3 Korban Jiwa

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:21 WIB

Rokok Ilegal Dijual Terang-terangan, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat

Berita Terbaru

Megapolitan

Walikota Jakpus Halalbihalal dengan Warga Tanah Abang

Senin, 30 Mar 2026 - 16:01 WIB

Megapolitan

Bangunan Berdiri Tanpa PBG di Senen, Aparat Disebut Kecolongan

Senin, 30 Mar 2026 - 15:27 WIB