Ledakan Dahsyat Hancurkan Empat Rumah di Pamulang - Plus62.co

Ledakan Dahsyat Hancurkan Empat Rumah di Pamulang

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, plus62.co – Ledakan dahsyat yang terjadi pada Jumat (12/9/2025) pagi mengakibatkan empat rumah mengalami kerusakan parah, insiden ini terjadi di Jalan Talas 2, Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan.

Menurut Ela, salah seorang warga yang rumahnya hancur akibat ledakan, awalnya ia mendengar suara seperti petir lalu diikuti suara ledakan yang keras.

“Kira-kira jam 5 lewat seperapat, ada bunyi petir dulu, terus bunyi ledakan gede pak, ini rumah hancur semua, saya lihat kedepan rumah juga hancur.” ujar Ela

Baca Juga :  Polisi Mengungkap Kasus Peredaran Narkoba Lintas Provinsi

Masih menurut Ela, ada empat rumah yang hancur akibat ledakan, dan tetangganya jadi korban terkena luka bakar.

“Yang hancur ada empat rumah, dan tetangga saya kakinya luka bakar, sekarang udah dibawa ke rumah sakit.” Katanya
Saat dikonfirmasi penyebab ledakan, Ela mengaku tidak mengetahui.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tangerang Selatan, AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang langsung meninjau lokasi kejadian, Jumat (12/9/2025).

Dalam keterangannya kepada media, Kapolres menjelaskan kronologis kejadian, para korban ledakan dan jumlah rumah yang terdampak.

“Kami dari Kepolisian, khususnya Polres Tangerang Selatan, sudah menangani kejadian tersebut dimana kami mendapatkan informasi sekitar pukul 5.15 sampai pukul 5.30 WIB pagi hari, terdengar ada ledakan kemudian ada beberapa rumah yang mengalami kerusakan dimana kemudian kami sudah mengamankan TKP ini beserta parameternya.”

Baca Juga :  Menjelang HUT ke-6, Pimpinan Redaksi Lensa Polri Tekankan Pentingnya Solidaritas Antar Insan Media

“Tindakan kami awalnya mengamankan dahulu para warga yang menjadi korban, sebanyak 7 orang kami amankan dan dirawat secara intensif di Rumah Sakit. Untuk rumah yang terdampak total ada 8 rumah, dimana 4 rumah mengalami kerusakan berat, dan 4 rumah mengalami kerusakan ringan.” jelas Victor kepada media.

Baca Juga :  Pedagang Buah Kuasai Trotoar Jalan Kali Baru Timur, Warga Keluhkan Gangguan Akses Pejalan Kaki

Sedangkan untuk dugaan penyebab ledakan, menurut Kapolres sedang didalami  dan pihaknya tengah menunggu hasil olah TKP Inafis hingga Puslabfor Polri.

“Yang jelas kami tentunya akan menyelidiki perkara ini dengan metode Scientific Crime Investigation, dimana kami akan melibatkan ahli dari Puslabfor Polri, dari Inafis pun sudah melakukan olah TKP awal, kami sampai saat ini masih menunggu Puslabfor Polri, tentunya untuk dugaan ledakan sumbernya dari mana nanti akan kami sampaikan hasil dari olah TKP kami bersama Puslabfor Polri.” tutup Kapolres

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB