Warga Kelurahan Kamal Keluhkan Maraknya Tawuran Remaja, Lurah Kamal, Edy: Sudah di Antisipasi - Plus62.co

Warga Kelurahan Kamal Keluhkan Maraknya Tawuran Remaja, Lurah Kamal, Edy: Sudah di Antisipasi

- Jurnalis

Selasa, 2 September 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video remaja sedang tawuran (dok.warga)

Tangkapan layar video remaja sedang tawuran (dok.warga)

JAKARTA,plus62.co  — Warga di Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, mengeluhkan maraknya aksi tawuran antar remaja yang kerap terjadi di depan kantor Kelurahan Kamal.

“Ngeri, pada bawa sajam panjang-panjang tawurannya di depan kelurahan. Saya nggak berani,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya kepada plus62.co, Senin (2/9/2025).


Saat dikonfirmasi plus62.co, Lurah Kamal, Edy Sukarya S.AP, menjelaskan bahwa sebagian besar remaja yang terlibat tawuran bukanlah warga Kamal.

“Sering kami halau. Remaja-remaja yang tawuran itu bukan warga Kamal. Mereka biasanya datang dari luar, bertemu di perbatasan Kelurahan Kamal dengan Kelurahan Tegal Alur,” jelas Edy.

Edy menuturkan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, diperlukan kerja sama antara pihak Kelurahan Kamal dan Kelurahan Tegal Alur.

Baca Juga :  Mie Aceh Terenak se-Jabodetabek Ada di Citra 7


“Jalan keluarnya memang harus dua kelurahan, baik warga Tegal Alur maupun Kamal. Anak-anak biasanya kumpulnya di area pemakaman Tegal Alur. Kalau di Kamal kan sawah, sedangkan di Tegal Alur belakangnya perumahan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Edy menyampaikan bahwa pihaknya bersama tiga pilar, aparatur kelurahan, Babinsa, dan Bimas rutin melakukan patroli bersama masyarakat untuk menjaga keamanan lingkungan.

“Alhamdulillah, pak Bimas, Babinsa, dan masyarakat juga selalu turun ke lapangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Hari Raya Idul Adha di Tegal Alur, Penuh Semangat Berkurban dari Warganya


Selain itu, Edy menyayangkan sikap sebagian orang tua yang dinilai kurang mengawasi anak-anaknya hingga membiarkan mereka keluar larut malam dan terlibat tawuran.

“Tau lah orang tuanya bagaimana, anak-anaknya pada begadang sampai larut malam kok nggak dicegah,” ujarnya.

Edy menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan di wilayahnya. Tak hanya fokus pada penanganan tawuran antar remaja, pihak kelurahan juga memperhatikan kondisi infrastruktur, khususnya jalan berlubang yang dapat membahayakan pengendara.

Baca Juga :  Tujuh Pemuda di Cengkareng Diamankan Polisi, Diduga Hendak Tawuran


“Pokoknya Alhamdulillah, untuk antisipasi kita lakukan tiap hari. Baik soal tawuran maupun jalanan berlubang, semuanya kita atasi,”katanya.

Edy juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap potensi keributan atau tawuran agar bisa segera ditangani.

“Kalau ada indikasi tawuran, segera laporkan. Kami bersama aparat akan langsung turun ke lapangan untuk menertibkan,” tambahnya.



(Rdw)

Berita Terkait

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah
Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Kamis, 3 September 2026 - 20:32 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa

Berita Terbaru

Megapolitan

Pramono Janjikan Hadiah AJMHT Naik Tahun Depan

Senin, 7 Sep 2026 - 20:05 WIB