Tak Terima Diberi Rp1 Ribu, Waria Mengamuk di Klinik Kembangan, Kini Diamankan Polsek Kembangan - Plus62.co

Tak Terima Diberi Rp1 Ribu, Waria Mengamuk di Klinik Kembangan, Kini Diamankan Polsek Kembangan

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 17:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Insiden ini sempat viral setelah terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

Insiden ini sempat viral setelah terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial.

JAKARTA – Seorang waria atau Transpuan yang mengamuk di sebuah klinik di kawasan Kembangan, Jakarta Barat, akhirnya berhasil diamankan polisi.

Insiden ini sempat viral setelah terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Dalam video tersebut, perekam menyebut bahwa waria itu marah karena hanya diberi uang Rp1 ribu saat mengamen.

Baca Juga :  386 RW di Jakarta Pusat Sudah Terbentuk Bank Sampah

“Dia ini udah sering ke sini dan dikasih Rp1.000, tapi dia enggak terima malah marah-marah sendiri,” tulis perekam dalam keterangannya.

Menanggapi insiden ini, Kapolsek Kembangan Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Moch Taufik Iksan, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan yang bersangkutan.

“Yang bersangkutan kami amankan pada Senin siang, 3 Februari 2025. Sebelum kasus ini viral dia tinggal bersama teman-teman nya namun setelah viral dia tinggal tidak menetap dan sering berpindah-pindah tidak bersama teman-temannya lagi. Saat diamankan, dia berada di daerah Penjaringan, Jakarta Utara,” ujar Kompol Taufik saat dikonfirmasi, Selasa (4/2/2025).

Baca Juga :  Viral di Medsos! Lapangan Padel di Meruya Jakbar Ambruk Saat Hujan Deras dan Angin Kencang

Waria tersebut diketahui memiliki nama panggilan Chika dengan inisial nama asli TGM.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, Chika bekerja sebagai pengamen dan kerap berpindah-pindah lokasi untuk mencari nafkah.

Baca Juga :  Dari Masjid hingga UMKM, Wagub DKI Kunjungi Kantor Wali Kota Jakarta

“Dia mengamen dengan berjalan kaki dari pukul 11 siang hingga 23.00 wib,” tambah Taufik.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan untuk mengetahui motif dan apakah ada dugaan pelanggaran hukum lainnya.

( Humas Polres Metro Jakarta Barat )

Berita Terkait

Jelang Puncak Anugerah M.H. Thamrin 2026, Panitia Matangkan Persiapan
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk Jakarta, Publik Tunggu Langkah Konkret Pemprov DKI
Mengaku Dikeroyok di Warkop Sendiri, Pria Berkebutuhan Khusus Malah Jadi Terlapor
Sumut Kenalkan Pesona Danau Toba dan Geopark Samosir ke Dunia
Trauma Healing Anak Korban Kebakaran Kebon Kelapa
NENDIA PRIMARASA Tradisi Membahagiakan, karena dibalik Setiap Momen Besar, ada Rasa yang Membuatnya Istimewa
Keributan Terjadi di Andrews Party Mart Sunter, Polisi Lakukan Penanganan
Mutasi Pdt Marganda dan Misteri Tanah Gereja, Jemaat Minta HKBP Buka Fakta

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 19:20 WIB

Jelang Puncak Anugerah M.H. Thamrin 2026, Panitia Matangkan Persiapan

Minggu, 6 September 2026 - 18:12 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Masuk Jakarta, Publik Tunggu Langkah Konkret Pemprov DKI

Minggu, 6 September 2026 - 00:12 WIB

Mengaku Dikeroyok di Warkop Sendiri, Pria Berkebutuhan Khusus Malah Jadi Terlapor

Jumat, 4 September 2026 - 22:04 WIB

Trauma Healing Anak Korban Kebakaran Kebon Kelapa

Jumat, 4 September 2026 - 21:03 WIB

NENDIA PRIMARASA Tradisi Membahagiakan, karena dibalik Setiap Momen Besar, ada Rasa yang Membuatnya Istimewa

Berita Terbaru