Sultan Jogja Turun Menenangkan Massa dalam Aksi Unjuk Rasa di Mapolda DIY - Plus62.co

Sultan Jogja Turun Menenangkan Massa dalam Aksi Unjuk Rasa di Mapolda DIY

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

YOGYAKARTA, plus62.co – Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengkubuwono X mendatangi Mapolda DIY. untuk menemui massa demonstran yang melakukan aksi solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver Ojol, pada Jumat malam (29/8/2025). Sri Sultan tiba di Mapolda DIY. pada pukul 22.35 WIB didampingi keluarganya. Kedatangannya disambut iringan gending “Raja Manggala” yang terdengar sakral dan khidmat.

Dalam kesempatan itu, Sri Sultan berdialog secara tertutup dengan delapan perwakilan demonstran selama kurang lebih dua jam. Usai pertemuan, Sri Sultan keluar menemui massa didampingi dua putrinya, GKR Hayu dan GKR Condrokirono, serta menantunya, KPH Yudanegara. Tampak turut mendampingi, Kapolda DIY Anggoro Sukartono.

Baca Juga :  Ketua Pokja Wartawan Gunung Kaler Alex Donor Darah Bersama Polri

Sultan langsung menemui massa demonstran yang terdiri dari mahasiswa, driver ojol, dan warga masyarakat di halaman Mapolda DIY. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi atas semangat demokrasi yang ditunjukkan para peserta aksi.

“Saudara-saudaraku semuanya, warga masyarakat Jogja, baik mahasiswa maupun teman-teman dari ojol, dan warga yang lain, dalam kesempatan ini saya Hamengkubuwono X perlu menyampaikan, bahwa saya menghargai apa yang anda semua lakukan itu merupakan salah satu keinginan kita bersama untuk tumbuhnya proses demokratisasi.” Ujar Sultan dalam orasinya.

Baca Juga :  Jakarta Defence Society Gelar Master Class Bersama Lacroix, Perusahaan Pertahanan Terkemuka Asal Prancis

Ia menegaskan, pihaknya siap membantu menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat asalkan tetap menjaga proses damai tanpa kekerasan.

“Saya berharap demokratisasi itu dilakukan dengan baik, untuk mendidik kita semua termasuk diri saya juga, karena di Yogyakarta ini tidak ada kebiasaan melakukan kekerasan dalam membangun demokratisasi.” Imbuh Sultan.

Dalam kesempatan itu, Sri Sultan juga menyampaikan turut prihatin dan belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan, driver ojol yang menjadi korban terlindas kendaraan taktis Brimob dalam aksi demo di DPR.

“Saya juga sangat prihatin dan turut berdukacita atas meninggalnya Affan Kurniawan, kenapa selalu ada korban dalam membangun demokratisasi. Kita di Jogja itu bisa dialog, karena kita adalah lembaga pendidikan yang menghargai hak-hak warga masyarakatnya, sehingga harapan saya kami selalu punya dialog dengan teman-teman dari ojol jika ada problematika yang terjadi, dan kami memfasilitasi untuk berdialog dengan pemerintah pusat.” Pungkas Sultan.

Baca Juga :  Warga Kelurahan Kamal Keluhkan Maraknya Tawuran Remaja, Lurah Kamal, Edy: Sudah di Antisipasi

Kehadiran Sri Sultan di Mapolda DIY cukup memberi atmosfer ketenangan kepada peserta demo. Sebelumnya aksi tersebut diwarnai tindakan anarkis dengan merusak fasilitas dan membakar beberapa unit mobil di halaman Mapolda DIY. (*)

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB