Sisa Rp21 Miliar Dana Umat Belum Jelas, Nasabah Desak BNI Buka Suara - Plus62.co

Sisa Rp21 Miliar Dana Umat Belum Jelas, Nasabah Desak BNI Buka Suara

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUHANBATU — Ratusan umat Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara kembali mendatangi kantor Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Rantau Prapat, Rabu (15/4/2026). Mereka menuntut kejelasan atas dana yang belum kembali.

Dari total sekitar Rp28 miliar yang diduga bermasalah, sekitar Rp21 miliar hingga kini belum diketahui secara pasti keberadaannya.

Bagi umat, ini bukan sekadar angka. Dana tersebut merupakan hasil kerja bertahun-tahun, dari petani, peladang, pedagang kecil, hingga buruh.

Baca Juga :  Seret Nama Eks Pejabat BNI, Kasus Dana Umat Aek Nabara Diminta Transparan

Dana yang sebelumnya dikelola melalui Credit Union (CU) paroki itu kini justru menimbulkan ketidakpastian.

“Kami sudah bersurat, sudah menunggu. Tapi belum ada jawaban yang jelas,” ujar kuasa hukum Kantor Advokat Gani Djemat & Partners, Bryan Roberto Mahulae, S.H., M.H.

Ia menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan atas belum adanya penjelasan rinci.

Baca Juga :  Kongres PWI 2025 Tetapkan Daftar Pemilih Tetap dan Jumlah Peninjau

Menurutnya, nasabah berhak mengetahui aliran dana, terutama sisa Rp21 miliar yang belum terverifikasi.

“Ini bukan hanya soal kerugian, tapi hak nasabah untuk mendapatkan kejelasan,” katanya.

Informasi yang beredar menyebut pimpinan BNI Cabang Rantau Prapat tengah menjalani pemeriksaan di Polda Sumatera Utara. Namun bagi umat, proses tersebut belum menjawab pertanyaan utama.

Baca Juga :  Pemkot Jakpus Imbau Sekolah dan Perkantoran Bentuk Jumantik Mandiri untuk Tekan Kasus DBD

Di lokasi aksi, tampak warga dari berbagai latar belakang ekonomi. Mereka berharap ada kepastian agar dapat melanjutkan kehidupan.

Kuasa hukum menyatakan akan menempuh langkah hukum dan komunikasi ke berbagai lembaga untuk mendorong penyelesaian.

Hingga kini, satu pertanyaan masih menggantung di tengah umat: ke mana sisa Rp21 miliar dana tersebut?

Berita Terkait

Rumah Pena Foundation Edukasi Siswa SMA 33 Jakarta soal Hoaks dan Bahaya Bermedia Sosial
Arifin Resmikan Bedah Rumah untuk Empat Keluarga di Mangga Dua Selatan
Wali Kota Buka Safari Kerukunan FKUB di Gereja Santo Paskalis
100 Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen
Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk
Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan
Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu
UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Rumah Pena Foundation Edukasi Siswa SMA 33 Jakarta soal Hoaks dan Bahaya Bermedia Sosial

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Arifin Resmikan Bedah Rumah untuk Empat Keluarga di Mangga Dua Selatan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Wali Kota Buka Safari Kerukunan FKUB di Gereja Santo Paskalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan

Berita Terbaru

Megapolitan

Wali Kota Buka Safari Kerukunan FKUB di Gereja Santo Paskalis

Senin, 19 Okt 2026 - 15:17 WIB