PSI Bantah Keterkaitan Jokowi dengan Bandara Swasta di Morowali - Plus62.co

PSI Bantah Keterkaitan Jokowi dengan Bandara Swasta di Morowali

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terdapat dua bandara di wilayah Morowali. Bandara yang diresmikan oleh Jokowi adalah bandara milik negara dan hingga kini beroperasi secara normal tanpa masalah.

Terdapat dua bandara di wilayah Morowali. Bandara yang diresmikan oleh Jokowi adalah bandara milik negara dan hingga kini beroperasi secara normal tanpa masalah.

JAKARTA,Plus62.co — Isu keberadaan sebuah bandara di Morowali yang disangkutpautkan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo kembali mencuat di ruang publik. Bandara tersebut disebut-sebut diresmikan pada masa pemerintahan Jokowi.

Menanggapi hal itu, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyesalkan adanya pihak-pihak yang dinilai sengaja memutarbalikkan fakta.

Wakil Ketua Umum DPP PSI Andy Budiman menegaskan, terdapat dua bandara di wilayah Morowali. Bandara yang diresmikan oleh Jokowi adalah bandara milik negara dan hingga kini beroperasi secara normal tanpa masalah.


“Pak Jokowi tidak pernah meresmikan bandara milik PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP),” kata Andy, Kamis (27/11/2025).

Ia menjelaskan, bandara yang diresmikan Jokowi adalah Bandara Morowali atau Bandara Bungku. Adapun bandara yang belakangan menjadi sorotan merupakan bandara milik swasta.

“Memang ada dua bandara di sana; satu milik negara, satu milik swasta. Pihak-pihak tertentu sengaja memanipulasi fakta,” ujar Andy.

Baca Juga :  Warga Tegal Alur Pertanyakan Kinerja Rumah Pompa Kamal, Banjir Tak Kunjung Surut


Andy juga menegaskan tidak ada kaitan sama sekali antara Jokowi dengan bandara swasta yang kini ramai diperbincangkan.

“Yang sedang ramai dibahas, termasuk oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin, adalah bandara milik swasta dan bandara itu tidak ada kaitan sama sekali dengan Pak Jokowi,” lanjutnya.

PSI pun mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar.

Baca Juga :  Pemprov DKI Jakarta Tiadakan Ganjil-Genap di Hari Raya Iduladha dan Cuti Bersama pada 6 dan 9 Juni 2025


“Dari banjir informasi yang kita terima setiap hari, selalu ada hoaks atau fitnah yang terselip. Jangan mudah termakan. Mengecek ulang selalu perlu dilakukan,” kata Andy.

Isu ini mencuat setelah Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsuddin bersama tim meninjau Latihan Terintegrasi 2025 yang melibatkan Tentara Nasional Indonesia dan instansi terkait di Morowali, Sulawesi Tengah, pada Kamis (20/11/2025).

“Intercept dalam latihan ini dilakukan oleh prajurit-prajurit TNI terhadap bandara yang tidak memiliki perangkat negara yang bertugas di dalam bandara tersebut,” ujar Sjafrie, dikutip dari Kompas TV.

Kendati demikian, Sjafrie tidak merinci perangkat negara apa saja yang disebut tidak terdapat di bandara tersebut. Ia menyebut keberadaan bandara tanpa perangkat negara sebagai sebuah anomali.

“Ini merupakan hal yang anomali di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kita harus menegakkan regulasi, tetapi masih terdapat celah-celah yang menjadi kerawanan terhadap kedaulatan ekonomi dan bahkan dapat berpengaruh pada stabilitas nasional,” kata Sjafrie di Morowali, Sulawesi Tengah.

Sjafrie menegaskan, kondisi itu menjadi dasar perlunya TNI menggelar simulasi latihan pencegatan (intercept) terhadap pesawat yang diduga memiliki indikasi kegiatan ilegal.

“Ini menjadi bagian dari evaluasi untuk melakukan penertiban dan pengamanan, termasuk deregulasi terhadap ketentuan-ketentuan yang telah dikeluarkan, tetapi belum sepenuhnya dapat dikendalikan,” ujarnya.

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun, Banjir Bandang Terjang Kalimantan Selatan


(Rdw)

Berita Terkait

Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah
Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Usai Sebut Wartawan “Lu Punya Otak Enggak Sih” Hotman Paris Minta Maaf ke Insan Pers
Makan Siang Gratis di Lingkungan RW 011 Tegal Alur, Wujud Kepedulian Sosial bagi Warga
Wartawan: Ketika Idealisme Tunduk pada Kebutuhan
‎Ahmad Alfan Sah Jadi Ketua Pk Kecamatan Sindang Jaya Partai Golongan Karya Kabupaten Tangerang
Wakil Wali Kota Jakpus Pimpin Penertiban Rumah Dinas PAM Jaya
Fotografer Roy Genggam Siapkan Buku Gajah, Fotografi, dan Puisi

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Senin, 20 Juli 2026 - 13:16 WIB

Usai Sebut Wartawan “Lu Punya Otak Enggak Sih” Hotman Paris Minta Maaf ke Insan Pers

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:53 WIB

Makan Siang Gratis di Lingkungan RW 011 Tegal Alur, Wujud Kepedulian Sosial bagi Warga

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:22 WIB

Wartawan: Ketika Idealisme Tunduk pada Kebutuhan

Berita Terbaru

Megapolitan

Arifin Pastikan 95 Korban Kebakaran Paseban Dapat Bantuan

Jumat, 21 Agu 2026 - 15:26 WIB

Megapolitan

Banyak Masalah Bea Cukai, Sejumlah Tokoh Bentuk Bea Cukai Watch

Kamis, 20 Agu 2026 - 11:59 WIB