Prinsip Pareto: Ketika 20% populasi Memiliki 80% Aset - Plus62.co

Prinsip Pareto: Ketika 20% populasi Memiliki 80% Aset

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber poto: google

Sumber poto: google

BISNIS – Prinsip 20/80 atau konsep Pareto mulai dikenal sejak akhir abad ke-19. Gagasan ini pertama kali diperkenalkan oleh ekonom Italia, Vilfredo Pareto, sekitar tahun 1890-an.Pareto mengamati bahwa sekitar 80 persen tanah di Italia saat itu dimiliki hanya oleh sekitar 20 persen penduduk.

Temuan ini membuatnya menyadari adanya pola ketimpangan yang berulang: sebagian kecil kelompok menguasai sebagian besar sumber daya.Penemuan tersebut kemudian dikenal sebagai “Distribusi Pareto”. Awalnya digunakan dalam kajian ekonomi dan kepemilikan kekayaan, namun seiring waktu pola 20/80 ditemukan juga dalam banyak bidang lain.

Baca Juga :  Peringati Hari Pelanggan Nasional, BRI Cabang Hayam Wuruk Komitmen Tingkatkan Layanan

Prinsip Pareto 20/80 menggambarkan satu pola yang berulang dalam kehidupan: sekitar 20 persen pihak sering menjadi pemilik, penggerak, atau penyumbang dari 80 persen hasil yang ada.

Di dunia ekonomi dan bisnis, sekitar 20 persen pelaku usaha biasanya menguasai 80 persen pasar dan keuntungan. Sebagian kecil investor mengendalikan porsi besar aset, sementara mayoritas lainnya berbagi sisanya.

Dalam perusahaan, sekitar 20 persen karyawan sering menyumbang 80 persen produktivitas dan inovasi. Mereka menjadi motor utama yang menjaga organisasi tetap bergerak dan berkembang.

Baca Juga :  Aktivasi Rekening Jadi Kunci Pencairan Dana PIP

Dalam konteks kekayaan, pola ini juga terlihat jelas. Sekitar 20 persen kelompok masyarakat menguasai 80 persen aset dan sumber daya ekonomi. Ketimpangan ini menjadi fenomena global yang terus berulang dari waktu ke waktu.

Di bidang sosial, hanya sekitar 20 persen orang yang menyumbang 80 persen pengaruh dalam komunitas. Mereka menjadi penentu arah, opini, dan keputusan penting.

Baca Juga :  Menjemput Panggilan Ilahi: MB Tour & Travel Resmi Hadir di Belitung

Dalam kehidupan pribadi pun demikian. Sekitar 20 persen kebiasaan, keputusan, dan relasi sering menentukan 80 persen kualitas hidup seseorang—baik dalam kesehatan, karier, maupun kebahagiaan.

Prinsip 20/80 menunjukkan bahwa sebagian kecil pemilik, pelaku, atau faktor utama sering menjadi penyumbang terbesar dari keseluruhan hasil. Sementara sebagian besar lainnya hanya mengisi porsi kecil.

Memahami pola ini membuat kita sadar: bukan jumlah yang menentukan kekuatan, tetapi posisi dan dampak. Sebab dalam banyak hal, 20 persen selalu memegang 80 persen pengaruh.

Berita Terkait

Utang PLN Ratusan Triliun: Siapa yang Diuntungkan?
Gelombang Penangkapan Oknum Pajak, Alarm Keras Bagi Sistem Fiskal Negara
Jual Diri, Jual Produk: Bisnis sebagai Ujian Watak
Aktivasi Rekening Jadi Kunci Pencairan Dana PIP
Amran Apresiasi Kapolri dan Titiek Soeharto atas Percepatan Swasembada Pangan
Refleksi HPN 2026 MEDIA YANG MATI PELAN-PELAN
Sejumlah Pekerja Ajukan Gugatan terhadap Perusahaan Fintech di Jakarta Barat
UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raya Goes to Korea Selatan: Produk Lokal Tembus Pasar Internasional

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:33 WIB

Prinsip Pareto: Ketika 20% populasi Memiliki 80% Aset

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:43 WIB

Utang PLN Ratusan Triliun: Siapa yang Diuntungkan?

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:59 WIB

Gelombang Penangkapan Oknum Pajak, Alarm Keras Bagi Sistem Fiskal Negara

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:38 WIB

Jual Diri, Jual Produk: Bisnis sebagai Ujian Watak

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:11 WIB

Aktivasi Rekening Jadi Kunci Pencairan Dana PIP

Berita Terbaru

Sumber poto: google

Bisnis & Ekonomi

Prinsip Pareto: Ketika 20% populasi Memiliki 80% Aset

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:33 WIB

Kisah

Mengapa Kita Perlu Mengingat Kembali Kho Ping Hoo

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:05 WIB

Bisnis & Ekonomi

Utang PLN Ratusan Triliun: Siapa yang Diuntungkan?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:43 WIB

Megapolitan

Panitia HPN 2026 Apresiasi Dukungan Mitra PWI

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:04 WIB