Dia Adikku - Plus62.co

Dia Adikku

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagasaki, Oktober 1945. Kota itu masih hangus dan sunyi, beberapa bulan setelah bom atom menghancurkan segalanya pada 9 Agustus. Di antara reruntuhan dan abu, seorang anak laki-laki berdiri mematung, menggendong tubuh adiknya yang sudah meninggal di punggungnya, menunggu giliran kremasi.

Matanya kosong, tapi langkahnya masih berusaha tegak di atas puing-puing yang panas dan retak.

Baca Juga :  Jalan Benda Raya Tangerang Rusak Parah dan Gelap Gulita, Warga Keluhkan Lambatnya Respons Pemerintah


Seorang petugas kremasi menatapnya, suara seraknya pecah di udara dingin


Sudah tinggalkan saja… ia memberatkan langkahmu.”


Anak itu menunduk, menatap adiknya sekali terakhir. Tubuh kecil itu terasa berat, tapi lebih berat lagi adalah dunia yang runtuh di sekelilingnya, dengan lantang ia berkata

Baca Juga :  Polsek Cilincing Bongkar Gawang Pembatas Ketinggian Yang Membahayakan Pengguna Jalan

Dia adikku. Aku tak akan meninggalkannya, meski dunia memaksaku melepaskan.” ucapnya

Saat waktunya telah tiba dengan tangan gemetar, ia meletakkan adiknya, dan langkahnya perlahan maju di antara abu dan kehancuran. Kesedihan itu tajam, menusuk hingga ke hati, tapi ada sesuatu yang lebih kuat: cinta dan tanggung jawab seorang kakak yang tak bisa dihapus.

Baca Juga :  Ramadhan Ceria Penuh Berkah, Pemkot Jakpus Bangun Karakter Generasi Muda

“DIA ADIKKU


Ia berjalan di antara reruntuhan, mata menatap lurus ke depan, dan dalam diam berbisik:

takan pernah aku tinggalkan adikku”.

Berita Terkait

Empat Warga Jakpus Terima Kunci Rumah Hasil Program Bedah Rumah
Viral! Diduga Petugas SDA Santai saat Jam Kerja di Jakpus, Netizen Geram
Gunungan Sampah Longsor di Bantargebang, 3 Korban Jiwa
Rokok Ilegal Dijual Terang-terangan, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat
Abdul Karim Qasim, Jenderal yang Mengguncang Monarki Irak dan Jejak Soekarno di Sungai Tigris
Pasal 33 yang Terlupakan dan Masa Depan Indonesia
Ramadhan Ceria Penuh Berkah, Pemkot Jakpus Bangun Karakter Generasi Muda
Duka atas Wafatnya Ayatollah Ali Khamenei Sang Pemimpin Revolusi

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 15:13 WIB

Empat Warga Jakpus Terima Kunci Rumah Hasil Program Bedah Rumah

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:50 WIB

Viral! Diduga Petugas SDA Santai saat Jam Kerja di Jakpus, Netizen Geram

Senin, 9 Maret 2026 - 04:14 WIB

Gunungan Sampah Longsor di Bantargebang, 3 Korban Jiwa

Rabu, 4 Maret 2026 - 17:21 WIB

Rokok Ilegal Dijual Terang-terangan, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:09 WIB

Abdul Karim Qasim, Jenderal yang Mengguncang Monarki Irak dan Jejak Soekarno di Sungai Tigris

Berita Terbaru

Megapolitan

Safari Syawal Jaktim, Pemkot Jaga Harmoni dengan Tokoh Agama

Jumat, 27 Mar 2026 - 13:03 WIB

Megapolitan

Aturan Ada, Penindakan Nihil: Parkir Liar Jakpus Disorot

Jumat, 27 Mar 2026 - 12:56 WIB