Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data - Plus62.co

Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernyataan Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Golkar, Bimo Mahfudz Fudianto, yang menyinggung Camat Kresek Eka Fathussidki dalam pemberitaan terkait bedah rumah swadaya Nenek Masru’ah di Kampung Andil. Yandri menilai pernyataan tersebut sangat disayangkan, terlebih disampaikan oleh seorang anggota DPRD

Pernyataan Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Golkar, Bimo Mahfudz Fudianto, yang menyinggung Camat Kresek Eka Fathussidki dalam pemberitaan terkait bedah rumah swadaya Nenek Masru’ah di Kampung Andil. Yandri menilai pernyataan tersebut sangat disayangkan, terlebih disampaikan oleh seorang anggota DPRD

TANGERANG, Plus62.co – Pernyataan Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi Golkar, Bimo Mahfudz Fudianto, yang menyinggung Camat Kresek Eka Fathussidki dalam pemberitaan terkait bedah rumah swadaya Nenek Masru’ah di Kampung Andil, Desa Talok, mendapat kecaman dari Yandri Nalle asal Rote Ndao.

Yandri menilai pernyataan tersebut sangat disayangkan, terlebih disampaikan oleh seorang anggota DPRD yang memiliki fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan.

“Setelah saya membaca isi berita infoterbit sangat disayangkan pernyataan seorang anggota DPRD yang seolah-olah menyimpulkan Camat Kresek tidak peduli hanya karena tidak hadir dalam kegiatan bedah rumah swadaya,” tegas Yandri kepada wartawan, Jumat (7/8/2026) di Senayan jakarta

Menurut Yandri , persoalan kehadiran seorang pejabat dalam sebuah kegiatan tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan tingkat kepedulian pemerintah terhadap kondisi masyarakat.

Baca Juga :  Stigma “Bodrex” Dinilai Upaya Melemahkan Wartawan Kritis

Ia menilai, persoalan rumah tidak layak huni (RTLH) merupakan persoalan yang membutuhkan proses pendataan, pengusulan, verifikasi, penganggaran dan koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan hingga pemerintah daerah.

“Jangan hanya karena camat tidak hadir secara fisik dalam satu kegiatan kemudian muncul kesimpulan bahwa pemerintah kecamatan tidak peduli. Itu harus dilihat secara menyeluruh. Apakah warga tersebut sudah masuk pendataan RTLH, apakah sudah diusulkan, dan bagaimana proses koordinasinya. Semua harus berdasarkan data,” ujarnya.

Yandri juga mengapresiasi gerakan sosial yang dilakukan temen temen Media Infoterbit.com, Komunitas Pahobang, FPMI, masyarakat serta para donatur dalam membantu pembangunan rumah Nenek Masru’ah.

Namun, menurutnya, keberhasilan gerakan masyarakat tersebut seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, bukan justru dijadikan dasar untuk menyudutkan pihak tertentu.

Baca Juga :  Viral! Diduga Petugas SDA Santai saat Jam Kerja di Jakpus, Netizen Geram

“Kita apresiasi masyarakat, media dan para donatur yang turun tangan. Itu gerakan yang sangat baik. Tetapi jangan sampai semangat sosial tersebut kemudian dibenturkan dengan pemerintah kecamatan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa fungsi pengawasan anggota DPRD memang harus berjalan. Namun, pengawasan harus dilakukan secara objektif dengan mengedepankan data dan memberikan ruang klarifikasi kepada pihak yang dikritik.

“Kalau memang ada dugaan ketidakpedulian atau kelalaian, silakan dibuktikan. Jangan sampai kritik berubah menjadi penghakiman. Sebelum memberikan pernyataan, sebaiknya pihak yang dikritik juga dikonfirmasi,” tegas Yandri dalam pernyataannya.

Yandri pimpinan Timpost.id asal Rote ini menilai, sebagai pejabat publik, Bimo seharusnya dapat memberikan contoh bagaimana menyampaikan kritik yang konstruktif sekaligus menawarkan solusi bagi masyarakat.

“Wakil rakyat seharusnya hadir memberikan solusi. Kalau ada warga yang membutuhkan rumah layak, mari bersama-sama dorong pemerintah daerah agar bantuan RTLH dapat diprioritaskan. Jangan berhenti pada kritik,” ujarnya.

Baca Juga :  Perluas Jaringan, Redaksi Lensapolri Resmi Angkat Derry Sebagai Kaperwil Banten

Lebih lanjut, Yandri meminta agar persoalan rumah Nenek Masru’ah tidak dipolitisasi ataupun dijadikan arena saling menyalahkan. Menurutnya, kepentingan utama adalah memastikan warga mendapatkan hunian yang layak.

“Jangan sampai persoalan kemanusiaan seperti ini justru menjadi panggung untuk saling menyudutkan. Yang harus menjadi perhatian adalah bagaimana rumah Nenek Masru’ah selesai dibangun dan kehidupan beliau menjadi lebih layak,” tandasnya.

Yandri juga mengingatkan seluruh pejabat publik agar berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan kepada media karena setiap ucapan dapat membentuk persepsi publik.

“Kalau ingin mengkritik, kritiklah kebijakannya, tunjukkan datanya, sampaikan solusinya. Jangan membuat kesimpulan yang belum tentu sesuai dengan fakta di lapangan,” pungkasnya.

(Tr)

Berita Terkait

Usai Sebut Wartawan “Lu Punya Otak Enggak Sih” Hotman Paris Minta Maaf ke Insan Pers
Makan Siang Gratis di Lingkungan RW 011 Tegal Alur, Wujud Kepedulian Sosial bagi Warga
Wartawan: Ketika Idealisme Tunduk pada Kebutuhan
‎Ahmad Alfan Sah Jadi Ketua Pk Kecamatan Sindang Jaya Partai Golongan Karya Kabupaten Tangerang
Wakil Wali Kota Jakpus Pimpin Penertiban Rumah Dinas PAM Jaya
Fotografer Roy Genggam Siapkan Buku Gajah, Fotografi, dan Puisi
Lebaran Cipayung Masuk Tahun Keempat, Jadi Ajang Silaturahmi Warga
Jalan Condet Berlubang Picu Kecelakaan, Pemkot Jaktim Desak PAM Jaya Tutup Galian

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:38 WIB

Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Senin, 20 Juli 2026 - 13:16 WIB

Usai Sebut Wartawan “Lu Punya Otak Enggak Sih” Hotman Paris Minta Maaf ke Insan Pers

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:53 WIB

Makan Siang Gratis di Lingkungan RW 011 Tegal Alur, Wujud Kepedulian Sosial bagi Warga

Rabu, 27 Mei 2026 - 18:22 WIB

Wartawan: Ketika Idealisme Tunduk pada Kebutuhan

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:30 WIB

‎Ahmad Alfan Sah Jadi Ketua Pk Kecamatan Sindang Jaya Partai Golongan Karya Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru

Megapolitan

Denok dan Audrey Hadiri Pesta Ultah Bebeck

Minggu, 9 Agu 2026 - 11:59 WIB