Minim Penjelasan Usai Kunjungan BPKP, Sudin Parekraf Jadi Perhatian - Plus62.co

Minim Penjelasan Usai Kunjungan BPKP, Sudin Parekraf Jadi Perhatian

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Kedatangan tim Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) ke kantor Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Jakarta memicu sorotan publik.

Hingga Senin (4/5/2026), Kepala Sudin Parekraf, Shinta Nindyawati, belum memberikan keterangan resmi terkait kunjungan tersebut. Sejumlah upaya konfirmasi dari wartawan melalui pesan singkat dan jalur komunikasi lainnya juga belum mendapat respons.

Baca Juga :  Monitor HBKB di Kembangan Walikota Iin Berinteraksi dengan Warga

Dalam tata kelola pemerintahan, BPKP memiliki fungsi pengawasan, audit, serta evaluasi terhadap pengelolaan keuangan negara. Karena itu, kehadiran lembaga tersebut di suatu instansi kerap menjadi perhatian publik.

Belum adanya penjelasan resmi dari pihak Sudin Parekraf membuat berbagai pertanyaan muncul, terutama terkait konteks dan tujuan kunjungan tersebut. Sejumlah pihak menilai, keterbukaan informasi diperlukan untuk mencegah berkembangnya spekulasi di ruang publik.

Baca Juga :  Jerit Tangis Pedagang Warnai Pembongkaran Kios di Kebayoran Baru

Ketua Umum BPIKPNPA RI, Rahmad Sukendar, mengatakan pejabat publik perlu menyampaikan informasi secara proporsional dalam situasi yang menjadi perhatian masyarakat.

Baca Juga :  Kader PSI Kota Depok Gelar Silaturahmi Idul Fitri Bersama Ulama Depok

“Penjelasan yang terbuka akan membantu menjaga kepercayaan publik dan menghindari kesimpangsiuran informasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, transparansi merupakan bagian penting dari prinsip akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Sudin Parekraf Jakarta terkait kunjungan BPKP tersebut.


Berita Terkait

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional
BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur
Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?
Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar
Kodaeral IV Perkuat Sinergi dengan Insan Pers di Pelantikan Ulang PWI Kepri
Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng
Purbaya Dicopot, Bea Cukai Watch: Jangan Buru-buru Bernapas Lega
Pameran Ikan Hias APIC-Pokja PWI Jakbar Edukasi Ratusan Pelajar

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:00 WIB

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 20:21 WIB

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Kamis, 24 September 2026 - 07:56 WIB

Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar

Rabu, 16 September 2026 - 16:19 WIB

Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng

Berita Terbaru

Megapolitan

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:21 WIB