JAKARTA – Dunia pers nasional berduka. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu (18/11) pukul 00.10 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta. Ia wafat dalam usia 54 tahun, diduga akibat serangan jantung.
Sebelum meninggal, Zulmansyah diketahui sempat menghadiri peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) di Kampus LSPR, Jakarta, pada Jumat malam. Informasi ini disampaikan Wakil Bendahara Umum PWI Pusat, Sumber Rajasa Ginting.
Usai acara, almarhum bersama sejumlah pengurus PWI melanjutkan kegiatan dengan makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat. Namun sekitar pukul 21.00 WIB, ia mendadak mengeluhkan nyeri dada hebat, disertai lemas dan muntah.
Zulmansyah kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan. Berdasarkan keterangan medis, ia mengalami serangan jantung yang juga berkaitan dengan riwayat penyakit sebelumnya.
Pihak rumah sakit sempat menyarankan rujukan ke RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita. Namun, sebelum proses rujukan dilakukan, nyawanya tidak tertolong.
Kepergian Zulmansyah menjadi kehilangan besar bagi PWI dan insan pers Indonesia. Ia dikenal sebagai sosok yang hangat, aktif, dan memiliki komitmen tinggi terhadap organisasi.
Sepanjang kiprahnya, Zulmansyah pernah memimpin PWI Riau selama dua periode (2017–2022 dan 2022–2027). Ia juga menjabat Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat hasil Kongres ke-24 di Bandung pada 2023, serta pernah dipercaya sebagai Ketua Umum PWI Pusat melalui Kongres Luar Biasa.
Jabatan terakhir yang diembannya adalah Sekretaris Jenderal PWI Pusat hasil Kongres Persatuan pada 29–30 Agustus 2025 di Cikarang, Jawa Barat. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh yang berperan dalam menyatukan kepengurusan PWI.
Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menyampaikan duka mendalam atas kepergian almarhum.
“Kami kehilangan kader terbaik yang selalu total mengabdi untuk organisasi. Dedikasi dan semangatnya akan selalu dikenang,” ujarnya.
PWI mengajak seluruh anggota dan masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.






