Oleh: Marsda TNI Budhi Achmadi
Pengunduran diri Kabais TNI Letjen TNI Yudi Abrimantyo perlu dibaca dalam kerangka etika kepemimpinan militer, bukan sekadar respons atas tekanan publik.
Dalam tradisi militer, tanggung jawab komando menempatkan akuntabilitas moral di atas jabatan. Seorang pemimpin tidak hanya bertanggung jawab atas keberhasilan, tetapi juga atas penyimpangan di bawah kewenangannya.
Langkah ini bukan pengakuan keterlibatan personal, melainkan sikap ksatria untuk menjaga kehormatan institusi dan memastikan proses hukum berjalan objektif.
Di saat yang sama, publik perlu menyikapi secara rasional. Spekulasi dan polarisasi hanya akan memperkeruh keadaan.
Menghormati proses hukum dan menjaga stabilitas adalah kunci. Karena pada akhirnya, kepercayaan terhadap institusi negara adalah fondasi utama Indonesia yang damai.






