Christoforus Rea, Penjaga Toleransi Itu Kini Tiada - Plus62.co

Christoforus Rea, Penjaga Toleransi Itu Kini Tiada

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Duka menyelimuti kalangan lintas komunitas di Ibu Kota. Christoforus Rea, tokoh yang dikenal aktif merawat dialog antarumat beragama, wafat pada Kamis (19/3/2026) setelah menjalani perawatan akibat sakit.

    Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, melayat ke rumah duka di RS St. Carolus, Jumat (20/3). Ia hadir bersama Camat Senen, Erik, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum dalam menjaga harmoni sosial di wilayah perkotaan yang majemuk.

    Baca Juga :  Banjir Rendam Tegal Alur, 363 Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Sembako serta Obat-obatan

    “Almarhum merupakan figur yang konsisten membangun komunikasi lintas iman. Kontribusinya sangat terasa dalam memperkuat nilai toleransi di Jakarta,” ujar Arifin.

    Rangkaian penghormatan diawali dengan Misa Requiem pada Kamis malam di Ruang Gabriel E, lantai 6 Rumah Duka RS St. Carolus. Ibadah dipimpin Romo Deo SJ dan dihadiri keluarga, sahabat, serta tokoh lintas agama.

    Baca Juga :  Tokoh Muda Tanah Abang Apresiasi Kinerja Arifin, Minta Kritik Disampaikan Secara Objektif

    Prosesi dilanjutkan dengan Misa Tutup Peti pada Jumat yang dipimpin Romo Yudo SJ. Usai seluruh rangkaian ibadah, jenazah dimakamkan di TPU Pondok Kelapa.

    Baca Juga :  Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI

    Sosok yang akrab disapa Cristo dikenal sebagai penggerak dialog lintas komunitas melalui perannya di HAAK Katedral Jakarta. Ia aktif menginisiasi forum kebersamaan dan kegiatan sosial yang mempertemukan beragam kelompok masyarakat.

    Kepergiannya meninggalkan jejak penting dalam upaya merawat keberagaman di Jakarta, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ruang dialog di tengah perbedaan.

    Berita Terkait

    100 Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen
    Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk
    Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan
    Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu
    UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten
    Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial
    Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI
    Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah

    Berita Terkait

    Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:08 WIB

    100 Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen

    Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:12 WIB

    Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk

    Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

    Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan

    Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:31 WIB

    Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

    Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

    Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial

    Berita Terbaru

    Megapolitan

    100 Personel Gabungan Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Pasar Senen

    Sabtu, 17 Okt 2026 - 19:08 WIB

    Megapolitan

    Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

    Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB