Parkir Rp100 Ribu di Tanah Abang, Delapan Jukir Liar Digelandang Polisi - Plus62.co

Parkir Rp100 Ribu di Tanah Abang, Delapan Jukir Liar Digelandang Polisi

- Jurnalis

Senin, 23 Februari 2026 - 12:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Praktik parkir liar dengan tarif tak masuk akal kembali mencoreng kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Delapan pria yang diduga memalak pengendara dengan tarif hingga Rp100 ribu per mobil diamankan aparat Polsek Tanah Abang.


Penindakan itu menyusul beredarnya video di media sosial pada Senin (17/2/2026). Dalam rekaman tersebut, petugas tampak melakukan penyamaran sebelum menangkap para terduga pelaku yang beroperasi di sekitar pusat grosir terbesar di Asia Tenggara itu.

Baca Juga :  NP Bantah Berpakaian Seksi saat Diduga Dilecehkan Petugas Dishub Jakpus: Saya Pakai Pakaian Formal


Kapolsek Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti informasi yang viral agar praktik serupa tidak semakin meresahkan masyarakat.


“Sudah kami amankan dan dilakukan pemeriksaan. Kami dalami dugaan pungutan liar yang dilakukan,” ujar Dhimas, Selasa (17/2/2026).

Baca Juga :  PWI Jaya Bersiap Gelar UKW Angkatan ke-66 pada Oktober


Dari hasil pemeriksaan awal, para terperiksa mengakui menarik uang parkir antara Rp60 ribu hingga Rp100 ribu per kendaraan. Tarif tersebut jauh di atas ketentuan resmi parkir di wilayah tersebut.


Polisi kini mendalami apakah perbuatan para terperiksa memenuhi unsur tindak pidana untuk proses hukum lebih lanjut. Hingga kini, kedelapan orang itu masih berstatus terperiksa dan menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Tanah Abang.

Baca Juga :  Pokja PWI Jakarta Timur Jajaki Sinergi Publikasi dengan PMPTSP


Praktik parkir liar di kawasan niaga padat seperti Tanah Abang kerap dikeluhkan warga dan pengunjung karena dinilai merugikan serta menciptakan rasa tidak aman.

Berita Terkait

Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk
Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan
Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu
UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten
Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial
Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI
Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah
Bimbel Mingguan BPAY Dorong Anak Yatim Raih Cita-Cita

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:42 WIB

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB