Awas Kejebak Macet Ada Syuting Film Extraction Tygo di Kawasan Kota Tua Hindari Jalur Ini - Plus62.co

Awas Kejebak Macet Ada Syuting Film Extraction Tygo di Kawasan Kota Tua Hindari Jalur Ini

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Awas Kejebak Macet Ada Syuting Film Extraction Tygo di Kawasan Kota Tua

Awas Kejebak Macet Ada Syuting Film Extraction Tygo di Kawasan Kota Tua

JAKARTA, Plus62co — Awas kejebak macet Ada syuting film Extraction Tygo di kawasan Kota Tua Jakarta Barat.Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menerapkan rekayasa lalu lintas di kawasan tersebut.

Penerapan ini sebagai dampak kegiatan syuting film berjudul Extraction Tygo. Proses syuting dijadwalkan berlangsung hari ini 28 Januari hingga 7 Februari 2026 di kawasan Kota Tua.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar kawasan Kota Tua yang diperkirakan meningkat selama aktivitas berlangsung.

“Pada tanggal 28 Januari – 7 Februari 2026, akan dilaksanakan kegiatan syuting Film Extraction Tygo di sekitar Kota Tua,”tulis dishub DKI di akun Instagram resminya (28/1/2026).

Adapun lokasi syuting berada di Jalan Kunir, Jalan Cengkeh, dan Jalan Teh, Jakarta Barat. Selama kegiatan berlangsung, sejumlah ruas jalan di sekitar lokasi akan terdampak pengaturan arus kendaraan.

“Selama kegiatan berlangsung, Dishub DKI Jakarta menerapkan Rekayasa Lalu Lintas di sekitar lokasi tersebut,”katanya.

Beberapa ruas jalan yang terdampak rekayasa lalu lintas antara lain :

•Jalan Tongkol
•Jalan Nelayan Timur
•Jalan Kali Besar Barat
•Jalan Kunir
•Jalan Kampung Bandan
•Jalan Kemukus
•Jalan Lada Dalam
•Jalan Pintu Besar Utara.

Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan tersebut sementara waktu atau menyesuaikan rute perjalanan.

(Rn/kbr)



Baca Juga :  Budaya Indonesia Bukan Batik, tapi Korupsi yang Dianggap Wajar

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

Wali Kota Buka Safari Kerukunan FKUB di Gereja Santo Paskalis

Senin, 19 Okt 2026 - 15:17 WIB