GOR Kemayoran Runtuh, Kontraktor dan Pengawas Disorot - Plus62.co

GOR Kemayoran Runtuh, Kontraktor dan Pengawas Disorot

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Robohnya Gelanggang Olahraga (GOR) Serdang di Jalan Serdang III, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Jumat malam, 23 Januari 2026, menambah daftar bangunan publik yang diduga dibangun tanpa standar keselamatan memadai.

Bangunan milik pemerintah daerah itu ambruk sekitar pukul 21.19 WIB. Saat kejadian, hujan turun ringan disertai angin kencang. Tidak ada gempa bumi atau bencana besar lain.

Atap dan dinding GOR runtuh secara tiba-tiba. Reruntuhan menimpa area parkir dan merusak sedikitnya 11 sepeda motor warga. Kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta.

Baca Juga :  Gubernur DKI Jakarta Pramono Putuskan Kelurahan Kapuk Jadi Tiga Wilayah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyebut cuaca ekstrem sebagai pemicu insiden. Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengatakan hujan dan angin kencang terjadi saat bangunan roboh.

Namun alasan tersebut dinilai lemah. Bangunan olahraga permanen seharusnya dirancang untuk bertahan terhadap hujan dan angin, kondisi yang lazim terjadi di Jakarta.

Robohnya GOR Serdang memunculkan dugaan kegagalan konstruksi. Dugaan itu mengarah pada mutu material, metode pengerjaan, hingga lemahnya pengawasan teknis selama proyek berjalan.

Ketua Kelompok Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wali Kota Jakarta Pusat, Helmi AR, menilai insiden ini tidak bisa dipandang sebagai kejadian alam semata.

Baca Juga :  Satpol PP Jakpus Segel Dua Tempat Usaha Tidak Berizin di Kelurahan Bungur

“Bangunan publik runtuh hanya karena hujan dan angin. Ini indikasi kuat kegagalan pekerjaan. Kontraktor dan pengawas harus diperiksa, termasuk anggaran dan spesifikasi teknis proyek,” kata Helmi, Sabtu, 24 Januari 2026.

Pasca-kejadian, kepolisian memasang garis polisi dan menutup akses jalan di sekitar lokasi. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi runtuhan lanjutan yang membahayakan warga.

Petugas gabungan dari BPBD, pemadam kebakaran, Satpol PP, PPSU, pengelola GOR, unsur kelurahan, hingga Polsek Kemayoran diterjunkan untuk membersihkan puing dan mensterilkan area.

Baca Juga :  Pemkot Jakpus Berikan Tali Kasih Bagi Penyintas Kebakaran Kebon Kosong

Insiden GOR Serdang memperkuat kritik terhadap kualitas proyek bangunan publik di DKI Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didesak melakukan audit menyeluruh.

Audit diminta tidak berhenti pada pemeriksaan fisik bangunan, tetapi juga menelusuri kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, serta mekanisme pengawasan proyek sejak tahap perencanaan.

Inspektorat daerah juga didorong turun tangan. Publik menunggu apakah robohnya GOR Serdang akan diusut secara transparan, atau kembali menjadi proyek gagal yang berlalu tanpa pertanggungjawaban.

Berita Terkait

Kisruh di Rusun Pesakih, Warga Desak Ketua RT Dicopot
Hadiri Halalbihalal FK Ulum, Wali Kota Ajak Jaga Kondusivitas
Zulmansyah Sekedang Wafat, Insan Pers Kehilangan Sosok Pemersatu
Lebaran Cipayung Masuk Tahun Keempat, Jadi Ajang Silaturahmi Warga
Uji Tanding PWI: Kalsel Menang Tipis, DKI Dinilai Minim Jam Terbang
Reuni Unik: Alumni 1978 SMAN IX Bulungan Jajal Jadi Fotomodel
Tekan Populasi Ikan Sapu-Sapu, 70 Personel Gabungan Turun di Pulo Gadung
Uskup Antonius: Kekuatan Sejati Prajurit Ada pada Ketahanan Rohani

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:51 WIB

Kisruh di Rusun Pesakih, Warga Desak Ketua RT Dicopot

Senin, 20 April 2026 - 10:03 WIB

Hadiri Halalbihalal FK Ulum, Wali Kota Ajak Jaga Kondusivitas

Minggu, 19 April 2026 - 21:38 WIB

Zulmansyah Sekedang Wafat, Insan Pers Kehilangan Sosok Pemersatu

Minggu, 19 April 2026 - 21:21 WIB

Uji Tanding PWI: Kalsel Menang Tipis, DKI Dinilai Minim Jam Terbang

Sabtu, 18 April 2026 - 17:52 WIB

Reuni Unik: Alumni 1978 SMAN IX Bulungan Jajal Jadi Fotomodel

Berita Terbaru

Megapolitan

Kisruh di Rusun Pesakih, Warga Desak Ketua RT Dicopot

Senin, 20 Apr 2026 - 16:51 WIB

Megapolitan

Hadiri Halalbihalal FK Ulum, Wali Kota Ajak Jaga Kondusivitas

Senin, 20 Apr 2026 - 10:03 WIB

Megapolitan

Zulmansyah Sekedang Wafat, Insan Pers Kehilangan Sosok Pemersatu

Minggu, 19 Apr 2026 - 21:38 WIB