INTERNASIONAL, PLUS62CO — Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, melontarkan peringatan keras kepada seorang pemimpin dunia yang bersikap sombong dan sewenang-wenang.
Khamenei menegaskan pemimpin yang sombong pada akhirnya akan di gulingkan, sebagaimana nasib para tiran dunia di masa lalu. Pernyataan itu di sampaikan dalam pidatonya di kutip media Iran International (16/1/2026)
Dalam pidatonya Khamenei menyatakan, sejarah telah berulang kali membuktikan. Kekuasaan yang di bangun di atas kesombongan dan penindasan tidak akan bertahan lama.
Ia menyinggung banyak pemimpin besar dunia yang pernah merasa tak tergoyahkan, namun akhirnya jatuh karena perlawanan rakyat dan hukum sejarah.
Khamenei menegaskan bahwa Republik Islam Iran tidak akan mundur dalam menghadapi berbagai tekanan, termasuk gelombang kerusuhan yang terjadi belakangan ini.
Ia juga menegaskan, kerusuhan tersebut bukanlah gerakan murni dari dalam negeri, melainkan hasil sabotase oleh kekuatan asing yang ingin melemahkan Iran.
Menurutnya, tujuan utama pihak luar tersebut adalah mengacaukan stabilitas nasional dan merusak persatuan rakyat Iran.
Namun, Khamenei menekankan upaya tersebut tidak akan berhasil. Bangsa Iran telah berpengalaman menghadapi berbagai bentuk tekanan, sanksi, dan ancaman sejak berdirinya Republik Islam.
Menutup pidatonya, Khamenei menyerukan kepada rakyat Iran untuk tetap waspada, bersatu, dan tidak terpengaruh oleh propaganda musuh.
Ia menegaskan bahwa keteguhan rakyat dan kepercayaan pada nilai-nilai revolusi menjadi kunci menggagalkan upaya pihak asing yang ingin menjatuhkan Iran.
(Rdw)






