Tegal Alur, Jakarta Barat — Setelah banjir melumpuhkan jalan dan rumah warga di Tegal Alur, perhatian kini tertuju pada kinerja rumah pompa setempat. Warga mempertanyakan efektivitas pompa karena ketinggian air di beberapa titik masih mencapai 50–100 cm meski pompa telah dinyalakan.
“kalau Pompa telah dinyalakan sejak pagi, kenapa air tetap naik dan banyak rumah masih terendam. Kami berharap ada perbaikan atau penambahan pompa agar banjir cepat surut,” kata Rahmat, warga RT 15 RW 03.
Sejauh ini, pihak pengelola rumah pompa belum memberikan keterangan resmi terkait kapasitas pompa atau kendala operasional yang terjadi. Warga meminta klarifikasi dan tindakan cepat agar fasilitas ini bisa bekerja maksimal, terutama saat curah hujan tinggi seperti saat ini.






