Pantau Arus Balik Nataru, Wakapolri Pastikan Lalu Lintas Terkendali - Plus62.co

Pantau Arus Balik Nataru, Wakapolri Pastikan Lalu Lintas Terkendali

- Jurnalis

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi Kota, Plus62.co — Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia Komjen Pol. Dedi Prasetyo memantau arus lalu lintas libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui Command Center Tollroad Jasa Marga di Jatiasih, Bekasi Kota, Jumat, (2/1/2026).


Dalam kegiatan tersebut, Dedi didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri, Wakapolda Metro Jaya, serta sejumlah pejabat utama Polda Metro Jaya. Pemantauan berlangsung sejak pukul 12.30 WIB.

Baca Juga :  Pascapandemi Bukan Berarti Bebas COVID-19: Kemenkes Terus Bergerak


Dedi mengatakan, secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta arus lalu lintas selama masa libur Nataru terpantau aman dan kondusif. Ia mengapresiasi sinergi Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam pengamanan Nataru.


“Operasi Lilin 2025 berakhir pada 2 Januari 2026 dan dilanjutkan dengan kegiatan kepolisian yang ditingkatkan hingga 5 Januari 2026 untuk mengantisipasi arus balik,” kata Dedi.


Menurut dia, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 4 Januari 2026. Berdasarkan data sementara, sebanyak 2,9 juta kendaraan tercatat keluar dari Jakarta dan sekitar 2,8 juta kendaraan diproyeksikan masuk kembali selama periode Nataru.

Baca Juga :  Spanduk Larangan Berdagang di Jalan Tanggul Timur RW 10 Kapuk Dipasang


Hingga saat ini, tercatat sekitar 4,7 juta kendaraan keluar-masuk Jakarta melalui empat gerbang tol utama, yakni Gerbang Tol Cikupa, Ciawi, Kalihurip Utama, dan Cikampek Utama.
Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian menyiapkan sejumlah skema rekayasa lalu lintas, antara lain ganjil-genap, contraflow, dan sistem satu arah atau one way. Kebijakan tersebut disosialisasikan secara bertahap kepada masyarakat.

Baca Juga :  Kantor Hukum Rinto Hartoyo Agus Berhasil Tuntaskan Sengketa Aset 2.500 Meter dalam Hitungan Pekan


Selama Operasi Lilin 2025, Polri melibatkan 146.701 personel gabungan dari Polri, TNI, dan instansi terkait. Sebanyak 2.903 pos pengamanan, pelayanan, dan pos terpadu juga disiagakan di berbagai wilayah, termasuk pengamanan terhadap objek vital.


Dedi mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik untuk mematuhi aturan lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan hotline 110 jika membutuhkan bantuan kepolisian selama perjalanan.

Berita Terkait

Banjir Rob Kembali Rendam Tanjung Pasir
Ketika Dokumentasi Dibatasi, Muncul Pertanyaan soal Transparansi
PLN UID Jakarta Gelar 1.200 Paket Sembako Murah
Kuota Simpati Hangus Disorot di MK, Hakim Saldi Isra Bawa Kartu Perdana ke Persidangan
Saluran Meluap dan Bau Menyengat, Warga Pegadungan Minta Pemkot Bertindak
Dukung Program Lingkungan Pemprov DKI, PLN Bangun 12 Sumur Resapan di Jakarta Selatan
Rokok Ilegal Dijual Terang-terangan, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat
Panitia Kongres VII PIKI Sosialisasikan Agenda 2026 ke Pimpinan Redaksi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:22 WIB

Banjir Rob Kembali Rendam Tanjung Pasir

Sabtu, 7 Maret 2026 - 12:29 WIB

Ketika Dokumentasi Dibatasi, Muncul Pertanyaan soal Transparansi

Jumat, 6 Maret 2026 - 12:47 WIB

PLN UID Jakarta Gelar 1.200 Paket Sembako Murah

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:53 WIB

Kuota Simpati Hangus Disorot di MK, Hakim Saldi Isra Bawa Kartu Perdana ke Persidangan

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:14 WIB

Saluran Meluap dan Bau Menyengat, Warga Pegadungan Minta Pemkot Bertindak

Berita Terbaru

Sumber poto : tiktok @intan260822

Megapolitan

Banjir Rob Kembali Rendam Tanjung Pasir

Sabtu, 7 Mar 2026 - 16:22 WIB

Internasional

Amerika, Iran, dan Bayang-Bayang Nuklir

Sabtu, 7 Mar 2026 - 13:14 WIB

Internasional

Di Balik Serangan ke Iran, Trump Hadapi Ujian Berat di Dalam Negeri

Sabtu, 7 Mar 2026 - 12:40 WIB

Megapolitan

Ketika Dokumentasi Dibatasi, Muncul Pertanyaan soal Transparansi

Sabtu, 7 Mar 2026 - 12:29 WIB