ACEH,PLUS62CO — Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga korban banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh. Kunjungan dilakukan di salah satu lokasi huntara tahap pertama yang progres pembangunannya hampir rampung.
Prabowo tiba di kawasan huntara yang berlokasi di Kecamatan Karang Baru dengan didampingi Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, serta sejumlah pejabat terkait. Dalam peninjauan tersebut, Presiden melihat langsung kondisi unit huntara yang direncanakan mulai dihuni warga pada awal Januari 2026.
Pada tahap pertama, sebanyak 210 unit hunian sementara telah dibangun di atas lahan seluas 5,85 hektare. Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan pembangunan 600 unit huntara di lokasi tersebut untuk menampung warga terdampak bencana, khususnya mereka yang rumahnya rusak berat, hilang, atau harus direlokasi.
Setiap unit huntara berukuran sekitar 20 x 25 meter dan dirancang untuk dihuni minimal empat jiwa. Hunian ini telah dilengkapi fasilitas dasar, seperti tempat tidur, instalasi listrik, penerangan, kipas angin, serta akses WiFi. Selain itu, kawasan huntara juga dilengkapi toilet bersama, 14 dapur umum, musala, dan taman bermain anak.
Pemerintah daerah menargetkan pembangunan huntara tahap pertama rampung dalam waktu delapan hingga sembilan hari. Sementara itu, seluruh pembangunan huntara direncanakan selesai secara bertahap dalam kurun waktu sekitar tiga bulan. Proses pembangunan dilakukan secara nonstop selama 24 jam dengan melibatkan ribuan pekerja.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, bencana banjir bandang dan tanah longsor berdampak pada lebih dari 200 desa di 12 kecamatan. Jumlah warga terdampak mencapai sekitar 37 ribu kepala keluarga, dengan lebih dari 100 ribu jiwa saat ini masih mengungsi di sekitar 300 titik pengungsian.
Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat untuk pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi warga terdampak. Selain penyediaan huntara, pemerintah juga akan menyalurkan santunan renovasi rumah bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan ringan hingga sedang.
Kunjungan ke Aceh Tamiang ini melanjutkan rangkaian peninjauan Presiden Prabowo ke wilayah terdampak bencana di Sumatra. Sebelumnya, Presiden menghabiskan malam pergantian tahun bersama warga pengungsi di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, sebagai bentuk empati dan dukungan moral kepada korban bencana.












