Tim SAR Gabungan Evakuasi 154 Korban dalam Insiden Ambruknya Bangunan Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo - plus62news

Tim SAR Gabungan Evakuasi 154 Korban dalam Insiden Ambruknya Bangunan Ponpes Al-Khoziny di Sidoarjo

- Jurnalis

Senin, 6 Oktober 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDOARJO, plus62.co – Tim SAR gabungan kembali mengevakuasi korban dalam insiden ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo, yang terjadi tanggal 29 September 2025 lalu. Hingga Senin (6/10/2025) pagi pukul 09.00 WIB, Tim SAR gabungan kembali berhasil mengevakuasi tujuh jenazah. Dengan demikian, maka total korban menjadi 154 orang.

Menurut Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, dari 154 korban yang sudah ditemukan sebanyak 104 orang dinyatakan selamat.

Baca Juga :  Perwakilan Ojol Jelaskan Kronologi AffanTerlindas Rantis Brimob Saat Demo Ricuh

“Dari 154 korban sebanyak 104 orang dinyatakan selamat, kemudian yang meninggal 50 orang. Sedangkan yang masih dalam proses pencarian diperkirakan masih ada 13 orang,” ujar Budi Irawan.

Dia juga menargetkan, pihaknya akan merampungkan proses evakuasi korban pada hari ini, Senin (6/10/2025).

Baca Juga :  Sejumlah Wilayah di Bali Dilanda Banjir Pasca Diguyur Hujan Deras

“BNPB menargetkan hari ini, kita akan menyelesaikan pencarian korban dari Basarnas maupun dari pihak Kodim,” tandasnya.

“Sudah mengatur schedule, diharapkan hari ini kita akan menyelesaikan evakuasi, yang diperkirakan tinggal 13 orang lagi,” imbuhnya.

Sementara itu Tim SAR gabungan mengakui adanya satu kendala yang berarti dalam proses evakuasi, yakni ada reruntuhan bangunan yang terhubung dengan gedung lama di sebelahnya.

Baca Juga :  Erwin Aksa Sambangi Wilayah Tegal Alur dalam Kegiatan Reses

Posisinya berada di selatan gedung utama yang telah roboh. Hal ini membuat tim SAR harus mengatur strategi baru dan penanganan khusus sebagai pemecahan solusi.

Apabila tim SAR gabungan gegabah dalam mengambil keputusan, dan tanpa perhitungan yang matang dikhawatirkan dapat merusak atau memicu robohnya gedung disebelahnya, sehingga akan menimbulkan pekerjaan baru yang lebih berat.(*)

Berita Terkait

Aksi Pemalakan Sopir Truk Kembali Terjadi di Ringroad Kayu Besar Cengkareng
Warga Tegal Alur Pertanyakan Kinerja Rumah Pompa Kamal, Banjir Tak Kunjung Surut
Diguyur Hujan Deras Ratusan Rumah Warga di Kapuk Terendam Banjir
Refleksi HPN 2026 Pemberitaan Tentang Anak dalam Perspektif News-Making Criminology
Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Takziah ke Rumah Duka Wartawan Irvan
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan di Aceh Timur, Polisi Siagakan Perahu Evakuasi
Usai Pengamanan Nataru Kakorlantas Polri Minta Jajaran Fokus Persiapan Operasi Ketupat
Kakorlantas Polri Terima Perwakilan Asosiasi Pengemudi, Bahas Tindak Lanjut Penertiban ODOL dan Target Zero 2027

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 23:14 WIB

Aksi Pemalakan Sopir Truk Kembali Terjadi di Ringroad Kayu Besar Cengkareng

Senin, 12 Januari 2026 - 13:35 WIB

Warga Tegal Alur Pertanyakan Kinerja Rumah Pompa Kamal, Banjir Tak Kunjung Surut

Senin, 12 Januari 2026 - 13:28 WIB

Diguyur Hujan Deras Ratusan Rumah Warga di Kapuk Terendam Banjir

Minggu, 11 Januari 2026 - 15:19 WIB

Refleksi HPN 2026 Pemberitaan Tentang Anak dalam Perspektif News-Making Criminology

Minggu, 11 Januari 2026 - 13:05 WIB

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Takziah ke Rumah Duka Wartawan Irvan

Berita Terbaru

Megapolitan

Organda Kritik Terminal Bayangan dan BBM Subsidi

Kamis, 15 Jan 2026 - 20:57 WIB

Megapolitan

Delapan Bulan Pascakebakaran, Enam Rumah di Bungur Kembali Dihuni

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:51 WIB