Korlantas Polri Bekukan Sementara Penggunaan Strobe Untuk Kendaraan Patwal - plus62news

Korlantas Polri Bekukan Sementara Penggunaan Strobe Untuk Kendaraan Patwal

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,plus62.co – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menindaklanjuti keluhan dan masukan dari masyarakat mengenai penggunaan sirine dan rotator (strobe) yang dinilai mengganggu. Langkah konkret yang diambil adalah membekukan sementara penggunaan peringatan suara dan cahaya tersebut untuk kendaraan patroli pengawalan (patwal).

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol. Agus Suryonugroho, di Markas Besar Polri, Jakarta, pada Jumat (19/9/2025).


“Saya Kakorlantas, saya bekukan untuk pengawalan menggunakan suara-suara itu karena ini juga masyarakat terganggu, apalagi padat,” tegas Irjen Agus.

Agus menerangkan bahwa Korlantas Polri membuka diri terhadap segala masukan dari masyarakat yang bertujuan untuk membangun Polri yang lebih baik. Ia mengaku telah menampung aspirasi, termasuk dari generasi muda melalui media sosial, yang mendesak penghentian penggunaan rotator dan sirine yang berlebihan.

“Semua masukan masyarakat itu hal positif untuk kita dan ini saya evaluasi. Biarpun ada ketentuannya pada saat kapan menggunakan sirene termasuk tot-tot. Dan ini saya terima kasih kepada masyarakat, untuk Korlantas sementara kita bekukan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kakorlantas: Yang Menjadi Pahlawan Adalah Kita Semua



Dasar Hukum dan Penegakan Atas Pihak Sipil

Secara hukum, penggunaan strobo dan sirine diatur dalam Pasal 135 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Alat tersebut secara resmi diperbolehkan untuk kendaraan tertentu seperti pemadam kebakaran, ambulans, mobil jenazah, kendaraan penolong kecelakaan, serta untuk pengawalan tamu negara, pimpinan lembaga negara, dan konvoi kepentingan tertentu.

Meski demikian, penegakan hukum akan diperketat untuk penggunaan yang tidak semestinya. Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menegaskan bahwa kendaraan pribadi sama sekali tidak diperbolehkan memasang maupun menggunakan rotator atau sirine.

“Kalau mau lapor boleh saja. Sanksinya di Pasal 287 Ayat 4, sanksi pidana kurungan paling lama satu bulan atau denda Rp250 ribu,” jelas Ojo.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat dapat mengingatkan pengendara yang melanggar, namun dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi. “Ketika menemukan kendaraan pribadi di jalan gunakan rotator dan sirine berlebihan, diingatkan boleh saja, tentunya lihat situasi juga, jangan sampai malah membuat kemacetan,” pungkasnya.

Langkah pembekuan ini diharapkan dapat mengurangi polusi suara di jalan raya dan meningkatkan kenyamanan berkendara bagi seluruh masyarakat, sekaligus menunjukkan responsifitas Polri terhadap aspirasi publik. *

Baca Juga :  Usai Pengamanan Nataru Kakorlantas Polri Minta Jajaran Fokus Persiapan Operasi Ketupat

Berita Terkait

TNI AL dan Tim SAR Temukan Korban Laka Laut di Perairan Karimun
Hujan Lebat Picu Banjir Susulan di Aceh Timur, Polisi Siagakan Perahu Evakuasi
Yonif 8 Marinir Bersihkan Sekolah dan Salurkan Bantuan Usai Banjir Bandang di Aceh Tamiang
Sinergi Polri dan PPS Kalbar Gercep Amankan Buaya Sepanjang 2 Meter
Pangkormar Instruksikan Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026, Larang Perayaan dengan Kembang Api
Pangkormar Hadiri Reuni Keluarga Besar Kompi Flores Yonif 4 Marinir
TNI AL Lepas Satgas Zeni Marinir untuk Penanganan Pascabencana di Aceh dan Sumatera
Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter TNI–Basarnas Percepat Penanganan Bencana

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 18:53 WIB

TNI AL dan Tim SAR Temukan Korban Laka Laut di Perairan Karimun

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:27 WIB

Hujan Lebat Picu Banjir Susulan di Aceh Timur, Polisi Siagakan Perahu Evakuasi

Jumat, 9 Januari 2026 - 22:29 WIB

Yonif 8 Marinir Bersihkan Sekolah dan Salurkan Bantuan Usai Banjir Bandang di Aceh Tamiang

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:29 WIB

Sinergi Polri dan PPS Kalbar Gercep Amankan Buaya Sepanjang 2 Meter

Rabu, 31 Desember 2025 - 11:57 WIB

Pangkormar Instruksikan Doa Bersama Sambut Tahun Baru 2026, Larang Perayaan dengan Kembang Api

Berita Terbaru

Megapolitan

Organda Kritik Terminal Bayangan dan BBM Subsidi

Kamis, 15 Jan 2026 - 20:57 WIB

Megapolitan

Delapan Bulan Pascakebakaran, Enam Rumah di Bungur Kembali Dihuni

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:51 WIB

Megapolitan

Pokja PWI Jakarta Timur Jajaki Sinergi Publikasi dengan PMPTSP

Selasa, 13 Jan 2026 - 23:33 WIB