Wanita Inisial NP Jadi Korban Pelecehan Verbal oleh Petugas Dishub Jakpus di Palmerah - Plus62.co

Wanita Inisial NP Jadi Korban Pelecehan Verbal oleh Petugas Dishub Jakpus di Palmerah

- Jurnalis

Selasa, 29 Juli 2025 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang wanita berinisial NP mengaku mengalami pelecehan verbal atau 'cat calling' oleh Oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Pusat

Seorang wanita berinisial NP mengaku mengalami pelecehan verbal atau 'cat calling' oleh Oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Pusat

JAKARTA,plus62.co – Seorang wanita berinisial NP mengaku mengalami pelecehan verbal atau ‘cat calling’ oleh Oknum Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Pusat saat melintas di sekitar Palmerah, Jakarta. Peristiwa tersebut dialami NP dalam perjalanan menuju tempat kerjanya.

“Sayakan berangkat kerja jalan kaki pas dari Stasiun Palmerah. Hari itu ada patroli Dishub sama Satpol PP, terus pas saya lewat dari jauh sudah dilihatin,” ujar NP menceritakan kejadian yang dialaminya, Senin (28/7/2025).

Setibanya di kantor, NP langsung melaporkan kejadian tersebut melalui akun Instagram resmi Dishub DKI Jakarta. Ia mengatakan sempat mendapatkan respons dari admin pada 15 Juli 2025. Saat itu, NP diminta untuk mengirimkan foto pelat nomor kendaraan dinas dan anggota Dishub yang berada di lokasi.

Baca Juga :  Pemuda Pancasila Ranting Kapuk Gelar Aksi Sosial Bagikan 350 Nasi Kotak Ke Pengguna Jalan


“Ada tanggapan awal dari admin. Saya diminta foto pelat kendaraan dan anggota-anggota di sana juga. Saya sudah fotoin juga, saya pikir laporan saya akan diproses,” ungkap NP.

Namun, hingga kini, NP mengaku belum mendapatkan tindak lanjut atas laporan yang ia buat.

“Saya tungguin, tapi lama-lama kayak dibiarin. Enggak ada kabar lagi sampai sekarang,” sambung dia.

Baca Juga :  Warga Kembangan Selatan Bentangkan Spanduk Apresiasi Ima Mahdiah Realisasikan Pengaspalan Jalan


NP mengaku masih trauma akibat peristiwa tersebut.

“Beberapa malam saya susah tidur. Kejadian itu terus terbayang,” katanya lirih.

Lebih lanjut, NP menyebut bahwa pada pagi tadi dirinya kembali bertemu dengan oknum dishub yang diduga sebagai pelaku ‘cat calling’. NP berinisiatif merekam petugas dishub tersebut.

“Ini orang berengsek yang kemarin calling,” ucap NP dalam video yang direkamnya.

Ia berharap apa yang dialaminya dapat ditindaklanjuti agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

“Semoga ada tindakanlah biar ada epek jera dan enggak ada korban selanjutnya gitu,”pungkasnya.

Baca Juga :  Jelang HUT ke-80 RI, Penjual Bendera Musiman Mulai Ramai di Sudut Kota


(Rdw)

Berita Terkait

HUT ke-18 Gerindra, Herry Dahana: Jangan Pernah Tinggalkan Rakyat
Wali Kota Jaktim Ajak ASN Jadikan Isra Miraj Kompas Moral Kinerja
Pemkot Jakpus–Kemendagri Gelar Kursus Ideologi untuk Parpol
Pemkot Jakpus akan Tambah Pompa Stasioner Atasi Genangan di Letjen Suprapto
Koperasi Kelurahan Merah Putih Cempaka Baru Resmi Diluncurkan
Kenaikan UMR Bukan Menambah Kemakmuran, Justru Menyusahkan
GOR Kemayoran Roboh, PWI Jakpus Minta Kontraktor dan Pengawas Diaudit
GOR Kemayoran Runtuh, Kontraktor dan Pengawas Disorot

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:18 WIB

HUT ke-18 Gerindra, Herry Dahana: Jangan Pernah Tinggalkan Rakyat

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:28 WIB

Wali Kota Jaktim Ajak ASN Jadikan Isra Miraj Kompas Moral Kinerja

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:26 WIB

Pemkot Jakpus–Kemendagri Gelar Kursus Ideologi untuk Parpol

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:09 WIB

Pemkot Jakpus akan Tambah Pompa Stasioner Atasi Genangan di Letjen Suprapto

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:36 WIB

Koperasi Kelurahan Merah Putih Cempaka Baru Resmi Diluncurkan

Berita Terbaru

Nasional

Siklon Tropis dan Pemanasan Global Perparah Bencana Sumatra

Selasa, 10 Feb 2026 - 13:23 WIB

Kolom

HPN: Lebarannya Wartawan, Pesta Besar Insan Pers

Senin, 9 Feb 2026 - 08:36 WIB

Sumber Instagram @kesultananbanjar_official

Sejarah & Arkeologi

Pahlawan Banjar, Panglima Wangkang: Darah Bakumpai yang Menolak Tunduk

Minggu, 8 Feb 2026 - 20:34 WIB