Waspada Lahar Dingin Gunung Semeru,Polres Lumajang Tutup Jalur Akses Lumajang–Malang - Plus62.co

Waspada Lahar Dingin Gunung Semeru,Polres Lumajang Tutup Jalur Akses Lumajang–Malang

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Lumajang resmi menutup total akses jalan penghubung Lumajang–Malang melalui jalur selatan

Polres Lumajang resmi menutup total akses jalan penghubung Lumajang–Malang melalui jalur selatan

LUMAJANG,Plus62.co — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lumajang resmi menutup total akses jalan penghubung Lumajang–Malang melalui jalur selatan. Keputusan ini diambil menyusul cuaca ekstrem yang memicu tanah longsor serta meningkatnya potensi banjir lahar dingin Gunung Semeru di sejumlah titik rawan.

Dalam keterangan resmi, penutupan diberlakukan untuk kawasan Piket Nol (Pronojiwo) serta jalur Ranupani–Senduro. Selain itu, wilayah Curah Kobo’an dan Supit Urang juga ditetapkan sebagai zona berbahaya yang tidak boleh dilintasi kendaraan.

Alasan Penutupan
Kepolisian menjelaskan bahwa langkah ini diambil demi keselamatan pengguna jalan. Kondisi tanah yang labil memicu longsor di sepanjang jalur perbukitan, sementara intensitas hujan yang tinggi meningkatkan risiko banjir lahar dingin di daerah aliran sungai sekitar Curah Kobo’an dan Supit Urang.

Baca Juga :  Dinilai Lestarikan Budaya Betawi, Anak Kecil Yang Viral dengan Ondel-ondel Dapat Hadiah dari Lurah Kemsel


Pengalihan Arus Lalu Lintas
Pengendara yang hendak melakukan perjalanan dari Lumajang menuju Malang atau sebaliknya diimbau untuk tidak memaksakan diri melintas di jalur Piket Nol maupun Senduro. Sebagai alternatif, masyarakat diarahkan menggunakan jalur utara melalui Kabupaten Probolinggo, yang dinilai lebih aman untuk sementara waktu.

Hingga saat ini, petugas telah disiagakan di titik-titik penyekatan guna mengarahkan pengguna jalan serta memastikan kawasan berbahaya tetap steril dari aktivitas warga maupun kendaraan.

Masyarakat diminta terus memantau informasi terbaru dari Humas Polres Lumajang dan senantiasa mengutamakan keselamatan.

Baca Juga :  Gempa 4,9 SR Guncang Jawa Barat, Warga Panik


(Rdw)

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

Bimbel Mingguan BPAY Dorong Anak Yatim Raih Cita-Cita

Minggu, 4 Okt 2026 - 12:06 WIB