JAKARTA, PLUS62CO — Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, menjelaskan usai pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru), seluruh jajaran Kepolisian diminta segera mengalihkan fokus pada persiapan Operasi Ketupat 2026. Menurutnya, langkah tersebut harus dilakukan dengan mengedepankan pola pikir strategis serta pendekatan yang inovatif agar pengamanan arus mudik dan balik dapat berjalan optimal.
Agus menegaskan Operasi Ketupat merupakan agenda besar yang membutuhkan kesiapan matang dari seluruh unsur terkait. Setiap jajaran diharapkan tidak bekerja secara rutin semata, melainkan mampu membaca dinamika dan tantangan di lapangan yang terus berkembang dari waktu ke waktu.
Dalam arahannya, Agus menekankan peran penting Direktur Lalu Lintas di masing-masing wilayah. Para Dir Lantas diminta untuk mampu mengidentifikasi potensi persoalan sejak dini, mulai dari titik rawan kemacetan, kecelakaan, hingga hambatan nonteknis, serta menghadirkan terobosan-terobosan pengamanan yang relevan dengan kondisi daerah masing-masing.
Salah satu fokus utama menjelang Operasi peningkatan pelayanan publik yang humanis. Pelayanan tersebut diwujudkan melalui kegiatan kemanusiaan, seperti pendirian pos-pos pelayanan dan pos pengamanan di sepanjang jalur tol maupun jalur arteri, serta kegiatan pembagian takjil kepada masyarakat guna memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi para pemudik.
Selain itu, Kakorlantas meminta seluruh jajaran untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Operasi Ketupat pada tahun sebelumnya. Evaluasi tersebut harus dilakukan secara lebih masif dengan cara bertindak yang revolusioner, sehingga indikator keberhasilan operasi ke depan dapat meningkat secara signifikan.
Agus juga mendorong peran aktif pemerintah dalam mendukung kelancaran mudik, salah satunya melalui program mudik gratis. Ia menilai program mudik gratis, khususnya menggunakan kereta api yang mampu mengangkut kendaraan roda dua, sangat efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya sekaligus menekan angka kecelakaan.
Di akhir arahannya, Agus menegaskan pentingnya konsistensi, ketahanan, dan semangat seluruh personel dalam mengelola Operasi Ketupat yang memiliki lima agenda besar. Ia memastikan bahwa seluruh rencana, evaluasi, dan terobosan yang telah disampaikan akan dibahas lebih lanjut secara mendalam dalam rapat lanjutan guna mematangkan persiapan operasi.
(Rdw)






