Tidur Kembali Usai Salat Subuh Jadi Penyebab Terputusnya Rezeki? - Plus62.co

Tidur Kembali Usai Salat Subuh Jadi Penyebab Terputusnya Rezeki?

- Jurnalis

Kamis, 3 April 2025 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: ilustrasi orang tidur tarik selimut di pagi hari

foto: ilustrasi orang tidur tarik selimut di pagi hari

Jakarta – Tidur pagi, khususnya usai salat subuh, tidak di anjurkan dalam Islam. Hal ini berdasarkan hadis Nabi Muhammad tentang terputusnya rezeki akibat tidur.

Lantas, apa sih yang dimaksud dengan memutus rezeki?

Rezeki ini bermakna banyak hal. Bisa jadi ia akan berpotensi rugi dalam bisnis maupun kehilangan kesempatan lain di pagi hari. Bisa juga sesederhana tidak mendapatkan kebaikan pagi hari seperti segar, karena memilih tidur kembali di waktu pagi.

Baca Juga :  Banjir Hidayah di Medan Ijtimak Lampung: Ribuan Jamaah dari Seluruh Dunia Hadiri Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025


Nabi Muhammad bersabda: Tidur pagi itu menghalangi datangnya rezeki. (HR Ahmad dan Baihaqi).

Dalam hadis lain yang diriwayatkan oleh Abu Dawud, Nabi Muhammad bahkan mendoakan mereka yang bergegas di pagi hari untuk aktivitas.

Pada pagi hari Allah menurunkan banyak keutamaan dan kebaikan bagi seluruh hambanya.

Maka, bila hamba tersebut mau bergerak, melakukan kegiatan yang bermanfaat, orang tersebut bakal mendapatkan kebaikan bagi dirinya dirinya.

Baca Juga :  Majelis Nurul Huda dan Nur Jannah Pancarkan Sinar Terang bagi Umat


Larangan tidur pagi pada dasarnya berupa anjuran bagi orang yang sudah bangun sebaiknya bergegas ketika pagi tiba. Bukan malah menarik selimut. ini seperti pepatah ‘tidur pagi bikin rezeki dipatok ayam’.

Sebuah pepatah yang mengingatkan bahwa ketika pagi tiba, maka sebaiknya di isi dengan aktivitas yang lebih bermanfaat.

Dalam hadis riwayat Abu Dawud di sebutkan tentang sebuah kebiasaan yang di lakukan oleh Nabi Muhammad waktu pagi tiba.

Nabi Muhammad ketika pagi tiba, baik sebelum dan usai Subuh, melakukan banyak aktivitas. Baik itu aktivitas ibadah seperti zikir maupun doa, maupun mengisi kegiatan setelahnya untuk aktivitas duniawi seperti bekerja ataupun untuk umat. (*) //Rdw

Baca Juga :  Tingkatkan Toleransi, Gereja Katedral Jakarta Bagikan Ratusan Takjil untuk Pengendara

Berita Terkait

Menkop: Dana Umat Harus Produktif
GEMABUDHI Pecahkan Rekor MURI Penuangan Ecoenzyme di Sungai Jeletreng
Perkumpulan Advokat Betawi (PADI) Tangsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Berbagi Takjil
Perayaan Natal PWI Jaya: Menjadi Terang bagi Pers yang Beretika dan Berintegritas
Banjir Hidayah di Medan Ijtimak Lampung: Ribuan Jamaah dari Seluruh Dunia Hadiri Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025
Ribuan Jamaah Padati Pesantren Albushaeriyyah, Rayakan Hari Santri dan Maulid Nabi
Karang Taruna 011 Tegal Alur Peringati Maulid Nabi Sebagai Momentum Memperbaiki Diri
Kasih Tuhan Pulihkan Pelayanan Pdt. Decki Levian di GPDI Rusunawa Daan Mogot

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:47 WIB

Menkop: Dana Umat Harus Produktif

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:15 WIB

GEMABUDHI Pecahkan Rekor MURI Penuangan Ecoenzyme di Sungai Jeletreng

Jumat, 6 Maret 2026 - 23:39 WIB

Perkumpulan Advokat Betawi (PADI) Tangsel Gelar Buka Puasa Bersama dan Berbagi Takjil

Senin, 22 Desember 2025 - 21:45 WIB

Perayaan Natal PWI Jaya: Menjadi Terang bagi Pers yang Beretika dan Berintegritas

Sabtu, 29 November 2025 - 13:31 WIB

Banjir Hidayah di Medan Ijtimak Lampung: Ribuan Jamaah dari Seluruh Dunia Hadiri Tabligh Akbar Indonesia Berdoa 2025

Berita Terbaru

Megapolitan

Safari Syawal Jaktim, Pemkot Jaga Harmoni dengan Tokoh Agama

Jumat, 27 Mar 2026 - 13:03 WIB

Megapolitan

Aturan Ada, Penindakan Nihil: Parkir Liar Jakpus Disorot

Jumat, 27 Mar 2026 - 12:56 WIB