Polda NTT Konfirmasi Penemuan Satu Jenazah di Bangkai KM Putri Sakinah - Plus62.co

Polda NTT Konfirmasi Penemuan Satu Jenazah di Bangkai KM Putri Sakinah

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manggarai Barat — Tim SAR gabungan kembali menemukan satu jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di kawasan perairan Selat Padar, Taman Nasional Komodo (TNK), Selasa (6/1/2026).
Jenazah ditemukan di koordinat -8°38,87163’ 119°28,62259’, tepatnya di sekitar Pulau Komodo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat.
Kepala Bidang Humas Polda NTT, Kombes Pol Henry Novika Chandra, S.I.K., M.H., membenarkan penemuan tersebut.
“Benar, hari ini telah ditemukan satu jenazah yang diduga korban tenggelamnya KM Putri Sakinah. Saat ini jenazah masih dalam proses identifikasi di RS Komodo Labuan Bajo,” ujar Henry.
Ia menjelaskan, penemuan bermula sekitar pukul 13.00 Wita, ketika dua nelayan Pulau Komodo, Saiful dan Hadi Kusuma, menemukan bangkai kamar kapal yang diduga bagian dari KM Putri Sakinah. Kapal tersebut dilaporkan tenggelam di Selat Padar Utara pada 26 Desember 2025.
Kedua nelayan kemudian mengajak nelayan lain di sekitar lokasi untuk menarik bangkai kamar kapal ke Pantai Pede menggunakan perahu. Setibanya di pantai, tercium bau menyengat. Setelah bangkai kamar kapal dibongkar, ditemukan satu jenazah di dalamnya.
“Nelayan langsung menghubungi tim SAR gabungan untuk dilakukan evakuasi,” tambah Henry.
Sekitar pukul 14.00 Wita, tim SAR gabungan bergerak menuju lokasi menggunakan RIB Syahbandar Labuan Bajo, RIB Basarnas Labuan Bajo, serta KN Puntadewa SAR Maumere. Tim tiba sekitar pukul 14.30 Wita dan mengevakuasi jenazah menggunakan kantong jenazah.
Jenazah diberangkatkan dari Pulau Komodo menuju Labuan Bajo pada pukul 16.40 Wita dan tiba sekitar pukul 18.10 Wita. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RS Komodo Labuan Bajo untuk proses identifikasi.
Menurut Henry, proses identifikasi dilakukan oleh Tim DVI Polda NTT melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda NTT. Kepastian identitas korban masih menunggu hasil pemeriksaan DVI, termasuk data primer seperti rekam gigi.
Ia juga menegaskan, Polda NTT menghormati permintaan keluarga korban agar jenazah tidak ditampilkan ke publik, baik dalam dokumentasi maupun pemberitaan, sebagai bentuk penghormatan terhadap privasi dan nilai kemanusiaan.
“Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang diduga masih hilang. Situasi di lapangan aman dan terkendali,” tutupnya.

Baca Juga :  PWI Jakarta Barat Tegaskan Komitmen Kebebasan Pers di HPN 2025

Berita Terkait

Respons Cepat Unsur Laut, Satrol Kodaeral IV Evakuasi ABK Meninggal di Perairan Kabil
Warga Neglasari Datangi Kanwil ATR/BPN Jabar Soal Status Lahan
Kantor Hukum Rinto Hartoyo Agus Berhasil Tuntaskan Sengketa Aset 2.500 Meter dalam Hitungan Pekan
Siklon Tropis dan Pemanasan Global Perparah Bencana Sumatra
Lebih 1.000 Wartawan Tiba di Banten Sambut HPN 2026
HPN 2026 PWI Salurkan Ribuan Sembako dan Gelar Donor Darah
Hujan Lebat Guyur Pemalang, Banjir Terjadi di Sejumlah Titik; Sekolah Beberapa Wilayah Belajar Daring
Keamanan Negara yang Gagap Membaca Ancaman

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 16:07 WIB

Respons Cepat Unsur Laut, Satrol Kodaeral IV Evakuasi ABK Meninggal di Perairan Kabil

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:08 WIB

Warga Neglasari Datangi Kanwil ATR/BPN Jabar Soal Status Lahan

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:43 WIB

Kantor Hukum Rinto Hartoyo Agus Berhasil Tuntaskan Sengketa Aset 2.500 Meter dalam Hitungan Pekan

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:23 WIB

Siklon Tropis dan Pemanasan Global Perparah Bencana Sumatra

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:53 WIB

Lebih 1.000 Wartawan Tiba di Banten Sambut HPN 2026

Berita Terbaru

Megapolitan

Seleksi Paskibraka Jakpus 2026 Dibuka, Pendaftaran Hingga 5 Maret

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:52 WIB