Menhan Sjafrie Tanggapi Ancaman TPNPB-OPM soal Pengibaran Merah Putih: “Mendingan Jadi Satu Keluarga Besar” - Plus62.co

Menhan Sjafrie Tanggapi Ancaman TPNPB-OPM soal Pengibaran Merah Putih: “Mendingan Jadi Satu Keluarga Besar”

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin

Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin

JAKARTA,plus62.co – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, menanggapi ancaman Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) yang melarang masyarakat Papua mengibarkan bendera Merah Putih menjelang peringatan HUT ke-80 RI.

Menurut Sjafrie, ajakan kelompok separatis untuk memisahkan diri dari Indonesia seharusnya disikapi dengan pendekatan persatuan, bukan konfrontasi.

“Kita tahulah semuanya agar mereka bisa memisahkan diri, tapi buat apa nanti pisah? Siapa yang mau kasih makan,”ujar Sjafrie di Gedung Pertahanan, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Baca Juga :  Kakorlantas Polri Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Merdeka Jaya 2025 Untuk Pengamanan HUT RI ke-80


Ia menegaskan bahwa OPM tetap merupakan bagian dari keluarga besar bangsa Indonesia yang harus dirangkul, bukan dijauhi.

“Untuk apa lagi kita ribut-ribut? Sekarang waktunya kita itu merangkul. Merangkul orang yang dirinya mau berpisah, kita rangkul. Mendingan jadi satu, satu keluarga besar,”katanya.

Baca Juga :  Arifin Serahkan SK PPPK Paruh Waktu di Jakarta Pusat


Lebih lanjut, Sjafrie menyampaikan pentingnya membangun rasa nasionalisme dan patriotisme dalam menghadapi perbedaan pandangan di dalam negeri.

“Kita ajak OPM itu berpikir nasionalis, patriotis. Kita tahu semuanya bahwa mereka semua ingin agar semuanya bisa memisahkan diri,”imbuhnya.

Baca Juga :  Pendekatan Humanis TNI, Lima Pemuda Papua Tinggalkan OPM

Berita Terkait

Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk
Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan
Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu
UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten
Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial
Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI
Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah
Bimbel Mingguan BPAY Dorong Anak Yatim Raih Cita-Cita

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Sidang Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, Sejumlah Wartawan Mengaku Tak Bisa Masuk

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:42 WIB

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB