Kronologi Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut Tewaskan 13 Orang

Kronologi Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut Tewaskan 13 Orang

- Jurnalis

Senin, 12 Mei 2025 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kronologi Ledakan Saat Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa di Garut, 13 Orang Tewas

Kronologi Ledakan Saat Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa di Garut, 13 Orang Tewas

Garut,plus62.co– Ledakan dahsyat terjadi dalam proses pemusnahan amunisi kedaluwarsa oleh TNI di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (12/5/2025) pagi. Insiden tragis ini menyebabkan 13 orang meninggal dunia, terdiri dari 4 anggota TNI Angkatan Darat dan 9 warga sipil.

Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad), Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, menjelaskan. Bahwa kegiatan pemusnahan di lakukan oleh jajaran Gudang Pusat Amunisi (Gupusmu) III Peralatan TNI AD sekitar pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari prosedur rutin untuk menyingkirkan amunisi yang sudah tidak layak pakai.

Baca Juga :  Berikan Rasa Aman Pedagang Kaki Lima, Polsek Karangasem Gelar Giat Kamtibmas

Kronologi
“Pada awal kegiatan, secara prosedur telah di laksanakan pengecekan terhadap personel maupun lokasi peledakan, dan semuanya di nyatakan dalam keadaan aman,” ujar Brigjen Wahyu dalam keterangannya kepada wartawan.

Peledakan awal di lakukan di dua sumur yang telah di persiapkan, dan proses tersebut berjalan lancar.

“Setelah seluruh tim pengamanan masuk ke pos masing-masing dan situasi di nyatakan aman, peledakan di lakukan dan berjalan dengan sempurna,” lanjutnya.

Namun, saat tim mulai menyusun detonator di lubang ketiga yang di siapkan untuk menghancurkan sisa detonator tiba-tiba terjadi ledakan hebat dari dalam lubang. Ledakan inilah yang menewaskan para korban.

“Ledakan terjadi secara tiba-tiba saat penyusunan detonator di lubang tersebut, mengakibatkan 13 orang meninggal dunia,” jelas Wahyu.

Saat ini, investigasi terkait penyebab pasti ledakan masih di lakukan oleh pihak berwenang. TNI menyampaikan duka mendalam atas insiden ini dan akan menindaklanjuti proses penanganan bagi keluarga korban. (*)

(Rdw)

Baca Juga :  Kasad TNI Maruli Simanjuntak Ingatkan Tantangan Pertahankan Ideologi Pancasila Semakin Luar Biasa.

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter TNI–Basarnas Percepat Penanganan Bencana
Unit K9 Polda Jateng Berhasil Deteksi Tiga Titik Jejak Korban di Lokasi Bencana Pandanarum
Babinsa Koramil 04/Cengkareng Sertu Eko dan PPSU Gelar Karya Bakti Bersihkan Lingkungan di Kapuk
Polri Tegaskan Hormati Putusan MK dan Bentuk Pokja untuk Cegah Multitafsir dalam Implementasi
Puncak Acara HUT ke-80 Marinir Siap Digelar di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak
Bhabinkamtibmas Polres Metro Tangerang Kota Sambangi Pedagang Kelapa Parut di Pasar Babakan
Kapolres Metro Tangerang Kota Gelar “Ngopi Kamtibmas” di Benda, Tekankan Peran Orang Tua Cegah Kenakalan Remaja
Polres Metro Tangerang Kota Gelar Patroli Jalan Kaki di Pasar Babakan, Perkuat Hubungan dengan Warga
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 10:07 WIB

Pemerintah Kerahkan 11 Helikopter TNI–Basarnas Percepat Penanganan Bencana

Senin, 24 November 2025 - 22:27 WIB

Unit K9 Polda Jateng Berhasil Deteksi Tiga Titik Jejak Korban di Lokasi Bencana Pandanarum

Senin, 24 November 2025 - 12:41 WIB

Babinsa Koramil 04/Cengkareng Sertu Eko dan PPSU Gelar Karya Bakti Bersihkan Lingkungan di Kapuk

Jumat, 21 November 2025 - 11:09 WIB

Polri Tegaskan Hormati Putusan MK dan Bentuk Pokja untuk Cegah Multitafsir dalam Implementasi

Sabtu, 15 November 2025 - 09:06 WIB

Puncak Acara HUT ke-80 Marinir Siap Digelar di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak

Berita Terbaru

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di sidang kabinet paripurna di istana negara (Foto:istw)

Megapolitan

Menteri ESDM Bahlil: 50 Desa di Sumut Belum Berlistrik

Senin, 15 Des 2025 - 19:54 WIB

Megapolitan

Kapolda: Integritas Jurnalis Benteng Lawan Hoaks

Senin, 15 Des 2025 - 12:39 WIB