Festival Beduk Jakarta Pusat 2025: Lestarikan Budaya dan Kompetisi - Plus62.co

Festival Beduk Jakarta Pusat 2025: Lestarikan Budaya dan Kompetisi

- Jurnalis

Jumat, 7 Maret 2025 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival beduk jakarta Pusat 2025 Menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya

Festival beduk jakarta Pusat 2025 Menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya

Jakarta, – Festival Beduk Jakarta Pusat 2025 resmi digelar di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat. Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat, termasuk Kasudin Kebudayaan, para Camat se-Jakarta Pusat, Dewan Kota, Kepala Bagian, Ketua Penggerak PKK Jakarta Pusat beserta jajarannya, serta ibu-ibu PKK.

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan festival yang berlangsung selama dua hari ini. Menurutnya, Jakarta Pusat memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan wilayah lain yang hanya mengadakan festival beduk sehari saja.

Baca Juga :  Kiprah Nirvana, dalam Belantika Musik Anti-Mainstream

“Hati ini pasti dag-dig-dug menunggu pengumuman pemenang. Alhamdulillah, dua hari kita sudah melaksanakan Festival Beduk Jakarta Pusat. Ini yang membedakan kita dengan daerah lain, yang mungkin hanya sehari. Semoga pemenangnya nanti bisa menjadi juara umum di tingkat provinsi,” ujar Arifin. Jum’at (7/3/25).

Dalam kesempatan tersebut, Arifin juga mengenang masa kecilnya saat tradisi memukul beduk menjadi momen istimewa menjelang Idul Fitri.

“Saat kecil, saya dan teman-teman sampai menyewa becak untuk membawa beduk. Kadang becaknya kelebihan muatan sampai rodanya miring,” kenangnya.

Baca Juga :  Pintu Air Diperbaiki, Wali Kota Jakpus Pastikan Kali Item Terkendali

Menurutnya, festival ini tidak hanya menjaga dan melestarikan budaya memukul beduk, tetapi juga meningkatkan kreativitas para peserta. Tahun ini, festival menampilkan 16 peserta yang menunjukkan variasi pukulan beduk, irama, hingga atraksi menari.

“Memukul beduk bukan sekadar tradisi umat Muslim. Dalam film Shaolin pun, sebelum bertanding mereka memukul beduk. Ini adalah kekayaan budaya bangsa yang harus kita lestarikan,” tambahnya.

Di akhir acara, Arifin mengucapkan selamat kepada para pemenang dan memberikan semangat bagi peserta yang belum berhasil.

Baca Juga :  Aspal Baru Cepat Rusak, Warga Keluhkan Jalan AM Sangaji

“Bagi yang belum beruntung, jangan putus asa. Latihan lebih giat lagi, perbaiki keserasian berpakaian, pukulan beduk, serta bacaan takbir, tahlil, dan tahmidnya. Di tingkat provinsi nanti, kita akan berhadapan dengan peserta dari Jakarta Timur dan Jakarta Barat, jadi persiapkan diri dengan lebih baik,” tutupnya.

Festival Beduk Jakarta Pusat 2025 menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam melestarikan budaya dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat serta kecintaan mereka terhadap tradisi di Indonesia.

(*)

Berita Terkait

Jejak Kapitayan, Kepercayaan Tua yang Membentuk Budaya Jawa
Saat Kau Memahami yang Indah di Dunia Ini Kau Berhenti jadi Budak
Puisi yang Hilang di Kehidupan Modern
Tentang Bonsai
Durmogati, Laku Plonga-Plongo
Wangi Tak Terlihat dan Langit yang Terbelah di Malam Selasa Kliwon Gunung Padang
Aloka dan Ujian Toleransi
PWI Jakarta Gelar Pagelaran Budaya di Tengah Hujan Deras

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 05:56 WIB

Jejak Kapitayan, Kepercayaan Tua yang Membentuk Budaya Jawa

Senin, 23 Februari 2026 - 13:07 WIB

Saat Kau Memahami yang Indah di Dunia Ini Kau Berhenti jadi Budak

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:33 WIB

Puisi yang Hilang di Kehidupan Modern

Jumat, 6 Februari 2026 - 08:34 WIB

Tentang Bonsai

Senin, 26 Januari 2026 - 07:14 WIB

Durmogati, Laku Plonga-Plongo

Berita Terbaru

Olahraga

PWI Malut Kecam Pencabutan Laporan terhadap Bos Malut United

Selasa, 10 Mar 2026 - 16:07 WIB