BOYOLALI, plus62.co – Dadang Hendrayudha selaku Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), mengingatkan para pengusaha MBG untuk lebih mengutamakan misi kemanusiaan dari pada sekedar bisnis.
“Saya berharap ibu-ibu, yayasan, maupun Mitra ini (MBG) bukan hanya sekedar bisnis, tetapi ini masalah kemanusiaan. Jadi uang yang bapak (pengusaha) miliki yang diinvestasikan untuk mendukung program MBG bisa dirasakan adik-adik kita. Ingat masyarakat Indonesia belum semuanya beruntung,” ujar Dadang di Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (16/1/2026) malam.
Dia mengajak pengusaha untuk berinvestasi dalam program MBG. Dengan membuka dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mereka dapat membantu masyarakat sekitar. Tidak hanya membuka lapangan pekerjaan, tapi juga dapat menghidupkan perekonomian masyarakat.
Dadang juga mengajak Pemerintah Daerah terutama di wilayah Soloraya untuk mendukung program MBG yang telah berjalan.
“Artinya kalau di Soloraya ini ada 596 SPPG, ini tugasnya pemerintah daerah untuk memberdayakan masyarakat. Masyarakat petani, nelayan, peternak ayam, peternak ikan, kalau perlu ajak pengusaha-pengusaha lokal untuk mengembangkan itu,” pungkasnya.






