Banyak PKL Berjualan di Trotoar, Pejalan Kaki Mengaku Kesulitan Melintas - Plus62.co

Banyak PKL Berjualan di Trotoar, Pejalan Kaki Mengaku Kesulitan Melintas

- Jurnalis

Rabu, 23 April 2025 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Kaki Lima PKL Berjualan di Trotoar Jalan Kapuk Raya Ganggu Keselamatan Pejalan Kaki

Pedagang Kaki Lima PKL Berjualan di Trotoar Jalan Kapuk Raya Ganggu Keselamatan Pejalan Kaki

Jakarta,plus62.co -Trotoar seharusnya menjadi jalur yang aman dan nyaman bagi pejalan kaki untuk berjalan. Namun semakin banyaknya PKL di trotoar seringkali membuat pejalan kaki kesulitan untuk melintas, bahkan hingga mengganggu keselamatan mereka.

Berdasarkan pantauan di Jalan Kapuk Raya Kel.kapuk, Cengkareng,Jakarta Barat, tepatnya di depan perumahan gresinda, tampak semakin banyak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di trotoar.

Baca Juga :  Hj Andi Nirwana: Membangun Semangat Kolaborasi Pemuda Menuju Generasi Emas 2045


Seorang pejalan kaki wawan (31) mengaku kesulitan melintas untuk berjalan di trotoar lantaran banyak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di trotoar.

“Sering lewat sini kan tempat saya di pasar darurat kerja di taniwan naik angkot macet, jadi jalan kaki,tapi ya kadang jalan kaki juga sulit ikut kena macet soalnya harus jalan raya, trotoarnya dipakai dagang,” kata wawan,(23/4/2025).

Wawan juga mengaku dirinya pernah mengalami insiden kecelakaan tersenggol setang motor usai ia pulang bekerja.

Baca Juga :  Truk Amblas di Proyek Betonisasi Selembaran, Lalu Lintas Kapuk–Cengkareng Lumpuh Berjam-jam


“Keserempet motor pernah, saya lagi jalan habis pulang kerja,waktu itukan macet banyak motor rebutan jalan,karena banyak PKL saya tidak bisa lewat trotoar otomatis kan lewat jalan,”ungkap wawan.

Sementara pejalan kaki lain wayan (40) merasakan hal yang sama, “Kapuk Raya ini kalau sore macetnya kaga ketulungan, kalau udah macet mau lewat mana juga susah orang jalan kaki, mau gak mau turun kejalan ikut macet-macetan abis di trotoar banyak yang jualan begitu.”kata wayan.

(Rdw)

Baca Juga :  ‎Polsek Totikum Sulawesi Tengah, Dinilai Lamban Tangani Laporan Warga‎

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB

Megapolitan

Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:25 WIB