JAKARTA, PLUS62CO — Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-20 upacara resmi digelar di Lapangan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026). Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Irvansyah.
Dalam amanatnya, Irvansyah menyebut usia 20 tahun bukan sekadar penanda perjalanan waktu, melainkan bukti kematangan institusi dalam menjalankan mandat negara menjaga kedaulatan dan keamanan perairan Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Irvansyah juga menegaskan bahwa kualitas alat utama sistem senjata (alutsista) produksi dalam negeri tidak kalah bersaing dibandingkan produk luar negeri. Hal itu, kata dia, tercermin dari sejumlah kapal buatan nasional yang kini telah digunakan Bakamla RI untuk mendukung patroli serta pengamanan laut.
Ia mencontohkan, pada tahun lalu Bakamla RI mengadakan satu unit high speed craft (HSC) produksi dalam negeri dengan kecepatan hingga 50 knot. Kapal berkecepatan tinggi itu dinilai mampu memperkuat upaya penegakan hukum di laut, terutama dalam melakukan pengejaran terhadap pelaku kejahatan maritim yang kerap menggunakan kapal cepat untuk melarikan diri.
Lebih lanjut, perwira tinggi TNI AL bintang tiga itu menyampaikan bahwa pemanfaatan produk industri pertahanan nasional tidak hanya memperkuat kemandirian pertahanan negara, tetapi juga berdampak positif bagi perekonomian nasional. Menurutnya, keberlanjutan industri pertahanan dalam negeri akan terjaga jika produk nasional dimanfaatkan secara optimal.
“Indonesia memiliki banyak galangan kapal dengan kapabilitas yang mumpuni. Karena itu, kami mengajak seluruh instansi terkait untuk memprioritaskan penggunaan alutsista buatan dalam negeri sebagai bentuk dukungan terhadap kemandirian pertahanan nasional,” ujar Irvansyah.
Ia menegaskan, kebanggaan dan kepercayaan terhadap produk dalam negeri menjadi kunci penguatan industri pertahanan dan maritim nasional dalam membangun kekuatan bangsa di masa depan.
(Rdw)






