JAKARTA – Hersan pernah mengibarkan Merah Putih di perairan Lebanon saat memimpin misi Maritime Task Force (MTF) dengan KRI Diponegoro-365.
Di kawasan Timur Tengah yang sarat tensi geopolitik, kapal perang Indonesia itu berdiri sejajar dengan armada negara-negara besar dalam gugus tugas maritim multinasional.
Misi MTF merupakan bagian dari operasi penjaga perdamaian dunia. Bagi TNI AL, penugasan ini bukan sekadar patroli, melainkan menjaga reputasi dan martabat bangsa di panggung internasional.
Penugasan tersebut menuntut interoperabilitas dengan armada NATO dan negara Eropa, disiplin prosedur internasional, serta kesiapan tempur di kawasan sensitif.
Kehadiran TNI AL di Lebanon menegaskan Indonesia bukan penonton dalam dinamika global. Indonesia hadir, berkontribusi, dan dipercaya.
Rekam jejak ini menjadi modal kepemimpinan strategis. Pengalaman operasi luar negeri menunjukkan kapasitas memahami geopolitik, membangun jejaring militer global, dan menjaga kehormatan Merah Putih di laut lepas.






