Said Iqbal Tantang KDM Adu Kekuatan di Demo Buruh

Said Iqbal Tantang KDM Adu Kekuatan di Demo Buruh

- Jurnalis

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden partai buruh said Iqbal saat orasi diatas mobil komando (Foto.ist)

Presiden partai buruh said Iqbal saat orasi diatas mobil komando (Foto.ist)

JAKARTA,Plus62.co – Presiden Partai Buruh Said Iqbal secara terbuka menantang orang nomor satu dijawa barat Dedi Mulyadi (KDM) terkait dinamika yang berkembang menjelang dan selama aksi buruh tersebut.

Hal itu di sampaikan said dalam orasinya di hadapan ribuan massa buruh yang menggelar aksi demo di pintu selatan Monas Jakarta Pusat, Senin(29/30/2025).

Said meminta KDM tidak mencoba mengadu kekuatan dengan kaum buruh. Ia menegaskan buruh memiliki jutaan anggota yang siap turun langsung menyuarakan aspirasi.

“Saya tantang KDM jangan coba-coba adu nyali dengan buruh. Itu delapan juta pengikutnya, silakan bertemu dengan kami di sini,” kata Said dari atas mobil komando.

Said juga mengingatkan KDM dan para pendukungnya agar tidak melontarkan ancaman melalui media sosial. Menurutnya, narasi di media sosial kerap dimainkan oleh pihak-pihak yang tidak memahami kondisi nyata kaum buruh.

Baca Juga :  Pemprov DKI Tegaskan Larangan Penjualan Hewan Kurban di Trotoar, Tapi Praktek di Lapangan Masih Marak


“Enggak usah main sosmed-sosmedan, ini aing, itu aing. Itu orang-orang yang sudah dibayar. Jangan coba-coba adu nyali dengan buruh dan orang miskin. Kami sudah terbiasa hidup miskin, tertindas, dan dizalimi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Said menyatakan dirinya siap jika diserang atau dijadikan sasaran konten di media sosial. Ia bahkan mempersilakan KDM dan pengikutnya menjadikan dirinya sebagai bahan konten.

“Sampaikan ke KDM, silakan bikin konten tentang saya. Saya tantang KDM jangan coba-coba adu nyali dengan buruh. Mau bikin konten, silakan suruh pengikutnya menyerang saya,” ucapnya.

Diketahui, Dedi Mulyadi sebelumnya hanya menetapkan Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) untuk 11 kabupaten/kota dari total 18 daerah yang mengajukan rekomendasi. Sementara itu, UMSK di tujuh kabupaten/kota lainnya dihapus.

Sebelum aksi di Jakarta, buruh di Jawa Barat telah lebih dulu menggelar serangkaian unjuk rasa terkait kebijakan UMSK tersebut. Massa buruh menegaskan akan terus melakukan aksi lanjutan jika pemerintah pusat tidak meminta Dedi Mulyadi mengembalikan UMSK Jawa Barat.

Baca Juga :  Keberadaan Pak Ogah di Simpang Pesing Resahkan Pengguna Jalan


(Rdw)

Berita Terkait

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Kunjungi Kediaman Diding Boneng Usai Rumahnya Ambruk
DLH kabupaten Tangerang Mulai Bersihkan Sampah Dibawah Jembatan Kali Dadap
Tim Derek Sudinhub Jakbar Patroli Posko Nataru 2025/2026, Perkuat Kesiapsiagaan Akhir Tahun
Refleksi HPN 2026 MEDIA YANG MATI PELAN-PELAN
[HOAKS] Dishub DKI Buka Lowongan CPNS Petugas Lapangan
Jelang Akhir Tahun, Banjir Bandang Terjang Kalimantan Selatan
Presiden Prabowo Sampaikan Ucapan Natal 2025, Ajak Perkuat Persatuan dan Solidaritas Nasional
Pemalakan Sopir Travel di Cengkareng Kembali Terjadi, Publik Pertanyakan Kinerja Polsek Cengkareng

Berita Terkait

Kamis, 1 Januari 2026 - 16:09 WIB

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Kunjungi Kediaman Diding Boneng Usai Rumahnya Ambruk

Rabu, 31 Desember 2025 - 09:10 WIB

Said Iqbal Tantang KDM Adu Kekuatan di Demo Buruh

Selasa, 30 Desember 2025 - 22:33 WIB

DLH kabupaten Tangerang Mulai Bersihkan Sampah Dibawah Jembatan Kali Dadap

Senin, 29 Desember 2025 - 13:39 WIB

Tim Derek Sudinhub Jakbar Patroli Posko Nataru 2025/2026, Perkuat Kesiapsiagaan Akhir Tahun

Senin, 29 Desember 2025 - 06:41 WIB

Refleksi HPN 2026 MEDIA YANG MATI PELAN-PELAN

Berita Terbaru