Gerhana Bulan "Blood Moon" Menghiasi Langit Indonesia Tadi Malam - Plus62.co

Gerhana Bulan “Blood Moon” Menghiasi Langit Indonesia Tadi Malam

- Jurnalis

Senin, 8 September 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, plus62.co – Fenomena Astronomi langka Gerhana Bulan Total terjadi tadi malam, pada hari minggu malam hingga senin dinihari 7-8 September 2025. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menginformasikan, masyarakat dapat menyaksikan Gerhana Bulan Total atau Blood Moon, di seluruh wilayah Indonesia termasuk Jakarta.

Fenomena ini terjadi ketika posisi Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan, sehingga bayangan Bumi menutupi Bulan sepenuhnya.
Cahaya Matahari yang melewati atmosfer Bumi membuat Bulan tampak berwarna merah tembaga, sehingga sering disebut sebagai fenomena “Blood Moon”.

Baca Juga :  Komunitas Pengemudi Sergap Hadiri Anniversary ke-6 Pasuraja

Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu Setyoajie Prayoedhie, durasi keseluruhan gerhana, dari fase penumbra awal hingga penumbra akhir, sekitar 5 jam 29 menit 48 detik.
Saat Bulan benar-benar berada dalam bayangan inti (umbra) dan berubah warna kemerahan, fase total diperkirakan berlangsung sekitar 1 jam 22 menit.

Baca Juga :  BMKG Mengeluarkan Peringatan Tsunami di Wilayah Indonesia Timur, Dampak Gempa di Rusia

BMKG menjelaskan fenomena ini dapat dinikmati publik di seluruh wilayah Indonesia asalkan langit dalam keadaan cerah.
Untuk pengamat di Jakarta (WIB) BMKG dan perhitungan astronomi internasional mencatat fase-fase utama berlangsung sebagai berikut
– Gerhana penumbra mulai sekitar pukul 22.26–22.28 WIB,
– Gerhana sebagian mulai memasuki umbra    sekitar pukul 23.26–23.27WIB,
– Fase total diperkirakan dimulai sekitar 00.30
Mencapai puncak pada sekitar 01.11 WIB,
Seluruh rangkaian peristiwa gerhana diperkirakan selesai menjelang pukul 03.55–03.56 WIB.(*)

Baca Juga :  Kisah Ridwan Alias Kobra Kapuk, Sopir Truk yang Juga Tekuni Profesi Wartawan

Berita Terkait

Ketika Pinjaman Online dan Bank Keliling Menjadi Penolong
Kaya Raya, Lalu Menjadi Manusia
Wangi Tak Terlihat dan Langit yang Terbelah di Malam Selasa Kliwon Gunung Padang
Brimob BKO Polda Sumbar Cari Korban dan Salurkan Bantuan Banjir di Palembayan
Polri Semprot Jalan Lintas Aceh Selatan untuk Kurangi Debu Pasca Banjir
Ketika Salju Turun di Arab Saudi
Gubernur Pramono Tinjau Lokasi Kebakaran Terra Drone, Pemprov DKI Tanggung Jawab Biaya Pemakaman Korban
Total 867 Korban Jiwa Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Sumatera

Berita Terkait

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:29 WIB

Ketika Pinjaman Online dan Bank Keliling Menjadi Penolong

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:25 WIB

Kaya Raya, Lalu Menjadi Manusia

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:14 WIB

Wangi Tak Terlihat dan Langit yang Terbelah di Malam Selasa Kliwon Gunung Padang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:57 WIB

Brimob BKO Polda Sumbar Cari Korban dan Salurkan Bantuan Banjir di Palembayan

Jumat, 9 Januari 2026 - 11:40 WIB

Polri Semprot Jalan Lintas Aceh Selatan untuk Kurangi Debu Pasca Banjir

Berita Terbaru

Nasional

Siklon Tropis dan Pemanasan Global Perparah Bencana Sumatra

Selasa, 10 Feb 2026 - 13:23 WIB

Kolom

HPN: Lebarannya Wartawan, Pesta Besar Insan Pers

Senin, 9 Feb 2026 - 08:36 WIB

Sumber Instagram @kesultananbanjar_official

Sejarah & Arkeologi

Pahlawan Banjar, Panglima Wangkang: Darah Bakumpai yang Menolak Tunduk

Minggu, 8 Feb 2026 - 20:34 WIB