Korlantas Polri Serius Tangani ODOL, Rocky Gerung: Modifikasi kendaraan Adalah Penghinaan terhadap Akal Sehat - Plus62.co

Korlantas Polri Serius Tangani ODOL, Rocky Gerung: Modifikasi kendaraan Adalah Penghinaan terhadap Akal Sehat

- Jurnalis

Sabtu, 14 Juni 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korlantas Polri Serius Tangani ODOL, Rocky Gerung: Modifikasi Kendaraan Adalah Penghinaan terhadap Akal Sehat

Korlantas Polri Serius Tangani ODOL, Rocky Gerung: Modifikasi Kendaraan Adalah Penghinaan terhadap Akal Sehat

Jakarta,plus62.co — Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus menunjukkan komitmennya dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya. Salah satu fokus utama adalah pengendalian kendaraan angkutan barang yang Over Dimension dan Overload (ODOL), yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesadaran dan penguatan kebijakan, Korlantas Polri menggelar rakernis pada (13/6/2025), dengan menghadirkan akademisi sekaligus pengamat kebijakan publik, Rocky Gerung, sebagai narasumber utama.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Rocky menyoroti peran truk bermuatan dan berdimensi berlebih (ODOL) sebagai faktor dominan dalam banyak insiden kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  Sopir Angkutan Umum Ditemukan Meninggal Dunia


“Yang pertama, overdimension ukuran kendaraan yang berlebihan serta tonase yang melanggar (ODOL). Kecelakaan itu banyak disebabkan oleh manusia yang memodifikasi kendaraannya,” ujar Rocky.

Menurut Rocky, tindakan memodifikasi kendaraan yang telah di rancang secara standar oleh pabrikan merupakan bentuk penghinaan terhadap akal sehat.

“Banyak kecelakaan di sebabkan oleh manusia yang memodifikasi kendaraannya, dan itu betul-betul menghina akal sehat. Apa yang sudah dibuat oleh pabrik, lalu kita rekayasa, itu sama saja dengan merekayasa bahaya,” tegasnya.

Baca Juga :  Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada


Rocky juga menekankan bahwa jalan raya bukanlah ruang untuk memamerkan kekuasaan atau kesewenang-wenangan.

“Jadi jalan raya itu jangan dibuat sebagai tempat pameran arogansi. Dia justru tempat pameran etika,” katanya.

Diskusi ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan, masyarakat, dan pemerintah dalam mengurangi potensi kecelakaan akibat ODOL serta menegakkan budaya tertib lalu lintas di Indonesia.

Baca Juga :  Sopir Bukan Hanya Ojol: RBPI Desak Pemerintah Hadir untuk Seluruh Pengemudi


Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Berita Terbaru

Megapolitan

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:21 WIB