Tegal Alur, Jakarta Barat — Banjir masih menggenangi sejumlah titik di Tegal Alur, Jakarta Barat, meski tiga unit pompa air dilaporkan telah beroperasi. Warga menilai kapasitas pompa tidak sebanding dengan debit air yang masuk saat hujan deras.
Genangan setinggi 50 hingga 100 sentimeter masih terjadi di sejumlah ruas jalan dan permukiman. Kondisi ini membuat aktivitas warga terganggu dan lalu lintas tersendat, terutama di kawasan padat penduduk.
“Pompa memang sudah jalan, tapi air tetap tinggi. Debit airnya besar, pompa yang ada belum cukup,” kata Krisdiantoro ketua RW 02, Kelurahan Tegal Alur, Jumat, 12 Januari 2026.
Warga menilai penambahan jumlah pompa menjadi langkah mendesak untuk mempercepat surutnya banjir. Mereka meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap kapasitas rumah pompa dan menyesuaikannya dengan kondisi lapangan.
“Kami minta jumlah pompa ditambah. Kalau hujan deras seperti ini, jelas tidak mampu menahan air,” ujar warga lainnya. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai rencana penambahan pompa di Tegal Alur.






