Polda Metro Jaya Tangkap 3.559 Orang dalam Operasi Berantas Jaya, 348 Ditetapkan sebagai Tersangka Premanisme - Plus62.co

Polda Metro Jaya Tangkap 3.559 Orang dalam Operasi Berantas Jaya, 348 Ditetapkan sebagai Tersangka Premanisme

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 14:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polda Metro Jaya Tangkap 3.559 Orang dalam Operasi Berantas Jaya, 348 Ditetapkan sebagai Tersangka Premanisme

Polda Metro Jaya Tangkap 3.559 Orang dalam Operasi Berantas Jaya, 348 Ditetapkan sebagai Tersangka Premanisme

Jakarta– Polda Metro Jaya menangkap 3.559 orang dalam Operasi Berantas Jaya yang digelar selama dua pekan, mulai 9 hingga 23 Mei 2025. Sebanyak 348 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka kasus premanisme.

“Dari hasil penanganan Operasi Berantas, di sini yang berhasil kita amankan sebanyak 3.559 orang yang terlibat dalam kasus premanisme,” kata Kepala Bidang Operasional (Karoops) Polda Metro Jaya, Kombes I Ketut Gede Wijatmika, dalam jumpa pers di kantornya, Senin (26/5/2025).

Dijelaskannya, dari total tersebut, sebanyak 3.251 orang menjalani pembinaan. Rinciannya, 59 orang dibina oleh Polda Metro Jaya, sedangkan 3.192 orang lainnya melalui pembinaan di tingkat polres.

Baca Juga :  Puluhan Anggota IPI Hadiri Silaturahmi dan Ucapkan Selamat Natal pada Ketua Umum

“Dari 3.559 tersebut, telah ditetapkan sebagai tersangka 348 orang dengan rincian 83 orang ditetapkan oleh Polda, sedangkan 265 orang ditetapkan tersangka oleh jajaran Polres,” jelas Kombes Wijatmika.

251 Kasus Premanisme Terungkap

Operasi ini bertujuan menciptakan situasi kondusif di masyarakat serta mendukung aktivitas ekonomi dan iklim investasi di Jakarta dan sekitarnya. Selama operasi, polisi menangani 251 kasus premanisme, meliputi: 115 kasus pemerasan,21 kasus pengeroyokan, 29 kasus penganiayaan, 54 kasus pencurian dengan pemberatan, 8 kasus pencurian dengan kekerasan, 24 kasus penggunaan senjata tajam

Baca Juga :  MasyAllah Ajib ada Pesantren Kecil Dibelakang Pusat Hiburan Malam Kota Indah Jl. Pangeran Jayakarta

56 Pelaku Bermodus Ormas dan 3 Penagih Leasing Palsu

Polisi juga menangkap 56 pelaku premanisme yang berkedok organisasi masyarakat (ormas), dengan rincian: PP: 31 orang, FBR: 10 orang, Trinusa: 11 orang, BPPKB: 1 orang, GNBI: 1 orang GRIB: 1 orang, Gibas: 1 orang

Selain itu, tiga pelaku premanisme ditangkap karena memakai modus penagih utang leasing palsu.

1.801 Atribut Ormas dan 372 Barang Bukti Disita. Petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI, dan Satpol PP menertibkan 1.801 atribut ormas berupa spanduk dan bendera ilegal di ruang publik. Atribut terbanyak ditertibkan di Jakarta Pusat (477 atribut dan 130 posko ormas ilegal).

Baca Juga :  Roy Suryo Cs Tak Ditahan Usai Diperiksa Atas Kasus Ijazah Jokowi

Operasi ini juga menyita 372 barang bukti, meliputi: 93 bilah senjata tajam, 89 kendaraan roda dua, 4 kendaraan roda empat, 137 ponsel,1 laptop, 2 karcis pungutan liar, 20 kartu anggota ormas, 6 jaket ormas, 9 sertifikat kaderisasi ormas,1 rekening bank, Uang tunai Rp85.247.500

Operasi Berantas Jaya diharapkan dapat menekan aksi premanisme dan meningkatkan rasa aman warga Jakarta. (*)

Berita Terkait

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan
Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu
UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten
Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial
Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI
Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah
Bimbel Mingguan BPAY Dorong Anak Yatim Raih Cita-Cita
Jelang Pilkades Sontang 2026, Warga Soroti Netralitas Panitia, Pengawas dan Dugaan Mobilisasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:42 WIB

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:37 WIB

Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB

Megapolitan

Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:25 WIB