Aloka dan Ujian Toleransi - plus62news

Aloka dan Ujian Toleransi

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh Jaya Suprana
Amerika Serikat kerap dipuji sebagai negara demokrasi yang menjunjung tinggi Hak Asasi Manusia, termasuk kebebasan beragama. Namun, pujian itu tak sepenuhnya tercermin dalam peristiwa yang dialami seekor anjing jalanan asal Kolkata bernama Aloka dan 19 bhikku yang menempuh perjalanan Walk for Peace dari Fort Worth menuju Washington, D.C.
Dalam perjalanan melintasi South Carolina, rombongan bhikku beberapa kali dihadang sekelompok orang yang mengaku sebagai umat Kristen. Dengan membawa spanduk dan meneriakkan yel-yel, mereka menuduh para bhikku menyebarkan ajaran sesat di Amerika Serikat. Kutukan pun dilontarkan: para pejalan damai itu disebut akan masuk neraka.
Para bhikku menanggapi penghadangan tersebut dengan tenang. Mereka menjelaskan bahwa Walk for Peace bukanlah misi penyebaran agama, melainkan perjalanan untuk menyampaikan pesan perdamaian dan kasih sayang. Nilai yang mereka bawa, kata para bhikku, sejatinya sejalan dengan ajaran Yesus Kristus—kasih kepada sesama—yang dalam Buddhisme dikenal sebagai metta.
Di tengah ketegangan itu, Aloka justru menjadi simbol paling hidup. Anjing kecil tersebut menggonggong ke arah para penghadang, seolah ikut berdialog dalam caranya sendiri. Ironisnya, tak lama setelah insiden tersebut, jemaat gereja dari sekte lain justru menyambut rombongan bhikku dengan ramah. Mereka dipersilakan bermalam serta menikmati makan dan minum di gereja mereka.
Pengalaman itu kontras dengan apa yang lazim terjadi di Indonesia. Setiap tahun, para bhikku dari Thailand berjalan kaki menuju Candi Borobudur dalam tradisi tudong untuk merayakan Waisak. Di sepanjang perjalanan, hampir tak pernah terdengar penghadangan bernada kutukan. Sebaliknya, para bhikku kerap disambut dan bahkan dipersilakan bermalam di masjid maupun gereja ketika tidak tersedia vihara.
Perbandingan ini memberi pelajaran penting. Kerukunan umat beragama di Indonesia bukan sekadar slogan, melainkan praktik sehari-hari yang hidup di tengah masyarakat. Sebuah peradaban toleransi yang, dalam banyak hal, justru tampak lebih matang dibandingkan sikap sebagian kecil warga di negara yang kerap mengklaim diri sebagai penjaga demokrasi dan HAM.
Kisah Aloka dan para bhikku mengingatkan bahwa toleransi bukan ditentukan oleh kemajuan ekonomi atau kekuatan global, melainkan oleh kerendahan hati untuk menerima perbedaan. Dan dalam kisah ini, seekor anjing jalanan justru tampil sebagai saksi paling jujur tentang arti perdamaian.

Baca Juga :  Rakerda WALUBI DKI Jakarta Rumuskan Aksi Nyata: Moderasi, Ekonomi, dan Kesejahteraan Umat Buddha Jakarta

Berita Terkait

Anjing, Manusia, dan Makna Setia
WALUBI Jakarta gelar Kegiatan Dhamma Camp di Purwakarta
PWI Jakarta Gelar Pagelaran Budaya di Tengah Hujan Deras
Wali Kota Jakpus Hadiri Malam Reuni 212 di Silang Monas
Rojali–Japra Meriahkan Hari Terakhir Benda Fair 2025 Lewat Atraksi Seni Bela Diri
WALUBI DKI Jakarta Siapkan Pandita dan Dharmaduta Berkarakter untuk Menyebarkan Dharma dan Menjaga Kerukunan
Rakerda WALUBI DKI Jakarta Rumuskan Aksi Nyata: Moderasi, Ekonomi, dan Kesejahteraan Umat Buddha Jakarta
Umat Buddha DKI Jakarta Dhammayatra di Candi Borobudur.

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:53 WIB

Aloka dan Ujian Toleransi

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:16 WIB

Anjing, Manusia, dan Makna Setia

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:15 WIB

WALUBI Jakarta gelar Kegiatan Dhamma Camp di Purwakarta

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:17 WIB

PWI Jakarta Gelar Pagelaran Budaya di Tengah Hujan Deras

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:56 WIB

Wali Kota Jakpus Hadiri Malam Reuni 212 di Silang Monas

Berita Terbaru

Nasional

TNI AL dan Tim SAR Temukan Korban Laka Laut di Perairan Karimun

Minggu, 11 Jan 2026 - 18:53 WIB

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Monitor HBKB di Kembangan (Foto:Istw)

Megapolitan

Monitor HBKB di Kembangan Walikota Iin Berinteraksi dengan Warga

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:32 WIB

Wali Kota Jakbar Iin Resmikan Gedung SD Al-Isra Muhammadiyah 7

Megapolitan

Walkot Jakbar Iin Resmikan Gedung SD Al-Isra Muhammadiyah 7

Minggu, 11 Jan 2026 - 09:47 WIB