Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan - Plus62.co

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Plus62.co – Ruang terbuka hijau (taman) yang berada di Jl. Permata Raya Rt 004/011 Tegal Alur, merupakan salah satu area yang bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karenanya harus ditata dan dikelola dengan baik.

Terkait hal ini, pengurus wilayah melakukan upaya penataan dan pengelolaan taman dengan membuat biopori di sekitar area taman, Jumat (4/9/2026). Sebelumnya, upaya perbaikan pagar dan penanaman pohon telah dilakukan pengurus wilayah beberapa minggu yang lalu.

“Alhamdulillah, pagar taman sudah rapih kembali, penghijauan taman juga sudah kami lakukan, supaya taman kelihatan bersih dan asri, dan hari ini kami akan membuat biopori” Ujar Suwarno (72), selaku LMK 011.

Baca Juga :  Menteri LH dan DPR-RI Kunjungi Vihara Siddartha Terkait Penolakan Pengolahan Sampah

Dibantu oleh tim PPSU Kelurahan Tegal Alur, pada pukul 09.00 WIB pembuatan biopori dilakukan. Ada dua titik lokasi biopori yang dibuat, ditempatkan di area taman.

 

“Taman ini panjangnya sekitar 80 meter, lebar 4 meter, jadi cukup ideal untuk dibuatkan biopori. Dan manfaat biopori disamping untuk resapan air guna mengantisipasi banjir, juga sebagai pengolahan sampah organik, seperti daun-daun, nantinya bisa dijadikan pupuk kompos,” jelas Dwipa (44), ketua RT setempat.

Baca Juga :  Menteri Bahlil Tak Tahu Ada Demo Besar di DPR

Seperti diketahui, Biopori atau lubang resapan adalah lubang silindris vertikal yang dibuat ke dalam tanah untuk meningkatkan daya resap air serta mengolah sampah organik menjadi kompos.

Sedangkan Manfaat Utama Biopori, antara lain
• Mencegah Genangan dan Banjir: Mempercepat penyerapan air hujan ke dalam tanah.
• Pengelolaan Sampah: Mengubah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos alami dalam waktu beberapa minggu.
• Menyuburkan Tanah: Memberikan tambahan nutrisi bagi tanah di sekitarnya.
• Menjaga Cadangan Air: Menyeimbangkan kadar air tanah saat musim kemarau.

Baca Juga :  Temu Kangen Wartawan Amunisi: Kenang Hendra Usmaya dan Maliki Hidayat,Soroti Ancaman Kebebasan Pers

Langkah-langkah yang diambil oleh pengurus wilayah RW 011 dalam pengelolaan lingkungan patut diapresiasi. Harapan mereka, manfaat ruang terbuka hijau (taman) harus benar-benar dirasakan masyarakat luas. Apalagi di tengah minimnya ruang bermain untuk anak di DKI Jakarta. Semoga pemerintah daerah selalu mendukung dan tidak tutup mata dalam hal ini.

 

Berita Terkait

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah
Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Usai Sebut Wartawan “Lu Punya Otak Enggak Sih” Hotman Paris Minta Maaf ke Insan Pers
Makan Siang Gratis di Lingkungan RW 011 Tegal Alur, Wujud Kepedulian Sosial bagi Warga
Wartawan: Ketika Idealisme Tunduk pada Kebutuhan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Kamis, 3 September 2026 - 20:32 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:49 WIB

Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah

Berita Terbaru