Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

- Jurnalis

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada menyusul erupsi Gunung Anak Krakatau

JAKARTA,Plus62co – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau masyarakat Jakarta tetap tenang dan waspada menyusul perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada penyebaran abu vulkanik ke sejumlah wilayah, termasuk Jakarta.

Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat, BMKG, serta instansi terkait untuk memantau perkembangan dan pergerakan abu vulkanik.

“Saat ini Gunung Anak Krakatau berada pada Level 3 atau Siaga. Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau telah menyebar ke beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di antaranya Jakarta,” ujar Pramono.

Baca Juga :  Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data

Menurutnya, arah penyebaran abu vulkanik sangat dipengaruhi kondisi angin. Karena itu, Pemprov DKI akan terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk memantau pergerakannya.

Pramono meminta warga Jakarta tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya apabila wilayah tempat tinggal mulai terdampak abu vulkanik.

“Jika wilayahnya mulai terdampak abu vulkanik, lakukan 5M,” katanya.

Lima langkah yang dianjurkan yakni memakai masker atau perlindungan diri, terutama saat berada di luar ruangan.

Baca Juga :  3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Kemudian, menutup pintu dan jendela serta melindungi sumber air agar tidak terkontaminasi abu vulkanik.

Warga juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan, khususnya ketika konsentrasi abu vulkanik cukup pekat.

Selanjutnya, abu vulkanik yang menempel di lingkungan sebaiknya dibersihkan dengan membasahinya terlebih dahulu agar partikel abu tidak kembali beterbangan.

Pemprov DKI juga meminta masyarakat memantau informasi melalui kanal resmi pemerintah pusat, BMKG, Badan Geologi Kementerian ESDM, serta BPBD DKI Jakarta.

Baca Juga :  Pembangunan Got Lebih Tinggi dari Jalan, Warga Pertanyakan Kualitas Pekerjaan

Masyarakat diingatkan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi untuk mencegah kepanikan dan kesimpangsiuran informasi.

“Segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala gangguan pernapasan atau penglihatan yang memburuk,” imbau Pramono.

Pramono menegaskan, kewaspadaan masyarakat diperlukan untuk mengantisipasi dampak abu vulkanik sekaligus menjaga kesehatan diri dan keluarga.

“Tetap waspada, lindungi diri dan keluarga. Mari bersama-sama menjaga Jakarta dengan menjaga diri kita sendiri dari abu vulkanik,” pungkasnya.

(Rwn)

Berita Terkait

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa
Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi
Penanggulangan Gempa NTT, Menkeu Purbaya Alokasikan Anggaran 5 Triliun Rupiah
Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data
Usai Sebut Wartawan “Lu Punya Otak Enggak Sih” Hotman Paris Minta Maaf ke Insan Pers

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 4 September 2026 - 13:27 WIB

Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 4 September 2026 - 08:35 WIB

3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus

Kamis, 3 September 2026 - 20:32 WIB

Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:13 WIB

Milad Ke-7 Media Lensa Polri, Mengalap Berkah dengan Berbagi

Berita Terbaru