Anjing, Manusia, dan Makna Setia - plus62news

Anjing, Manusia, dan Makna Setia

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Jaya Suprana


Dalam sunyi jalan panjang yang membentang dari Texas menuju Washington, D.C., kesetiaan menjelma dalam sosok seekor anjing bernama Aloka.

Ia setia melangkah bersama sembilan belas bhikku yang menempuh Walk for Peace, perjalanan kaki lintas negara demi menyuarakan perdamaian, kasih sayang, dan welas asih.

Sejak 26 Oktober 2025, dari Fort Worth hingga target tiba pertengahan Februari 2026, rombongan ini menaklukkan jarak 20 hingga 30 mil setiap hari.

Di antara langkah-langkah hening para bhikku, Aloka hadir tanpa pamrih—menjadi sahabat, penjaga, sekaligus simbol kesetiaan yang menggugah ratusan ribu hati, tercermin dari lebih 210.000 pengikutnya di Facebook.
Kesetiaan Aloka seolah memanggil kembali gema legenda purba dari wiracarita Mahabharata, pada episod terakhir perjalanan Pandawa menuju Swargaloka.

Baca Juga :  WALUBI DKI Jakarta Siapkan Pandita dan Dharmaduta Berkarakter untuk Menyebarkan Dharma dan Menjaga Kerukunan

Dikisahkan, Pandawa Lima bersama Drupadi berjalan kaki meninggalkan dunia fana. Namun satu demi satu gugur di jalan: Drupadi, Nakula, Sadewa, Arjuna, hingga Bima—masing-masing terhalang oleh sisa dosa duniawi.

Tinggallah Yudhistira, sosok yang teguh dalam kejujuran, ditemani seekor anjing yang sejak awal setia mengiringi langkahnya dari Hastinapura.


Tatkala Yudhistira tiba di gerbang Swargaloka, pintu langit tertutup rapat. Ia mengetuknya dengan harap akan mukhsa jiwa-raga menuju Nirwana. Batara Wisnu sendiri membuka gerbang dan berfirman tegas,

Baca Juga :  Aloka dan Ujian Toleransi

Engkau boleh masuk, tetapi anjingmu tidak.


Yudhistira terdiam—lalu menolak masuk. Dengan suara tulus namun tak tergoyahkan, ia berkata bahwa anjing itulah satu-satunya yang setia hingga akhir, saat saudara dan istrinya telah lebih dulu meninggalkan dunia.

Jika ia tak diperkenankan masuk,” ujar Yudhistira, “aku akan menemaninya di luar, sebagaimana ia telah menemaniku sepanjang perjalanan.”


Maka langit pun terbuka. Bidadari menurunkan bunga. Anjing itu menjelma ke wujud sejatinya—Batara Dharma. Dua dewa utama menyambut Yudhistira dengan hormat dan mempersilakannya masuk ke Swargaloka.

Baca Juga :  Majelis Taklim Merindukan Anak-anak, Layar Gadget Menggeser Lantunan Qur’an


Bagi saya, inilah puncak sukma terluhur Mahabharata: kesetiaan yang saling membalas, tanpa syarat, tanpa pamrih. Dan gema nilai itulah yang kini hidup kembali dalam kisah Aloka—anjing “ajaib” berbulu coklat muda dengan tanda putih berbentuk hati di kepalanya—yang setia menyertai sembilan belas bhikku dalam Walk for Peace. Dari legenda purba hingga jalan raya Amerika, kesetiaan tetap berbicara dengan bahasa yang sama: sunyi, teguh, dan abadi.

Berita Terkait

Aloka dan Ujian Toleransi
WALUBI Jakarta gelar Kegiatan Dhamma Camp di Purwakarta
Wali Kota Jakpus Hadiri Malam Reuni 212 di Silang Monas
WALUBI DKI Jakarta Siapkan Pandita dan Dharmaduta Berkarakter untuk Menyebarkan Dharma dan Menjaga Kerukunan
Rakerda WALUBI DKI Jakarta Rumuskan Aksi Nyata: Moderasi, Ekonomi, dan Kesejahteraan Umat Buddha Jakarta
Umat Buddha DKI Jakarta Dhammayatra di Candi Borobudur.
Berkah kurban ‘Majelis Ta’lim Daarul Hikmah’ RW.011, Kelurahan Tegal Alur
Majelis Taklim Merindukan Anak-anak, Layar Gadget Menggeser Lantunan Qur’an

Berita Terkait

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:53 WIB

Aloka dan Ujian Toleransi

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:16 WIB

Anjing, Manusia, dan Makna Setia

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:15 WIB

WALUBI Jakarta gelar Kegiatan Dhamma Camp di Purwakarta

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:56 WIB

Wali Kota Jakpus Hadiri Malam Reuni 212 di Silang Monas

Selasa, 4 November 2025 - 17:22 WIB

WALUBI DKI Jakarta Siapkan Pandita dan Dharmaduta Berkarakter untuk Menyebarkan Dharma dan Menjaga Kerukunan

Berita Terbaru

Megapolitan

Polemik Bantuan Pascatragedi Kalibata, Pedagang Kecil Menjerit

Senin, 12 Jan 2026 - 06:17 WIB

Nasional

TNI AL dan Tim SAR Temukan Korban Laka Laut di Perairan Karimun

Minggu, 11 Jan 2026 - 18:53 WIB

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Monitor HBKB di Kembangan (Foto:Istw)

Megapolitan

Monitor HBKB di Kembangan Walikota Iin Berinteraksi dengan Warga

Minggu, 11 Jan 2026 - 12:32 WIB