Pembangunan Got Lebih Tinggi dari Jalan, Warga Pertanyakan Kualitas Pekerjaan - Plus62.co

Pembangunan Got Lebih Tinggi dari Jalan, Warga Pertanyakan Kualitas Pekerjaan

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan saluran air (got) di jalan merdeka sari RW 16, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. (Foto.Plus62.co/kbr)

Pembangunan saluran air (got) di jalan merdeka sari RW 16, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat. (Foto.Plus62.co/kbr)

JAKARTAPlus62.co – Warga di kawasan Jalan Merdeka Sari, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, mempertanyakan proyek pembangunan saluran air (got) yang dinilai tidak sesuai dengan kondisi jalan di sekitarnya. Pasalnya, saluran yang baru dibangun terlihat lebih tinggi dari permukaan jalan.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menghambat aliran air saat hujan dan justru menimbulkan genangan di badan jalan. Sejumlah warga juga mengaku heran dengan hasil pekerjaan yang dinilai kurang memperhatikan elevasi jalan.

“Got-nya malah lebih tinggi dari jalan. Kalau hujan, air pasti masuk ke jalan, bukan ke got,” ujar salah satu warga setempat, Minggu (19/10/2025).

Baca Juga :  Kejari Jakarta Barat Resmi Memiliki Media Center, Jadi Ruang Bersama Insan Pers


Proyek pembangunan saluran ini diketahui masih berlangsung di sepanjang Jalan Merdeka Sari hingga kawasan Pasar Timbul. Saat ini, ruas jalan tersebut untuk sementara tidak bisa dilalui kendaraan karena proses pengerjaan masih berjalan.

Baca Juga :  Pemekaran Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat Siapkan Sarana Prasarana Penunjang


Sementara Ketua RW 16 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumadi, menanggapi soal proyek pembangunan got yang disebut lebih tinggi dari permukaan jalan. Ia menjelaskan bahwa pekerjaan tersebut masih dalam tahap pengerjaan.

“On proses, Bang,” kata Jumadi saat dikonfirmasi plus62.co melalui akun TikTok miliknya, Minggu (19/10/2025).

Baca Juga :  Pangkormar Hadiri Reuni Keluarga Besar Kompi Flores Yonif 4 Marinir



(Rdw)

Berita Terkait

Mutasi Pdt Marganda dan Misteri Tanah Gereja, Jemaat Minta HKBP Buka Fakta
MHT-PWI Jaya 2026: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan Jakarta
KI DKI Luncurkan E-Monev 2026, 1.001 Badan Publik Diuji soal Keterbukaan Informasi
Pejabat DJBC Kembali Ditahan KPK, BCW: September Harus Jadi Momentum Evaluasi Serius Bea Cukai
CNBM Jajaki Investasi Lumbung Pangan Terpadu di Maluku Utara
Rudi Bratanusa Eka Terpilih Pimpin IMI DKI Jakarta Periode 2026–2030
Apresiasi Ekosistem Perumahan dengan 60 Umrah, Maruarar Sirait Siapkan 8 Rumah Subsidi pada IPBA XXI 2027
Tim Layar Kodaeral IV Raih Lima Medali di Kejurnas Series II Jakarta

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:36 WIB

Mutasi Pdt Marganda dan Misteri Tanah Gereja, Jemaat Minta HKBP Buka Fakta

Rabu, 2 September 2026 - 11:12 WIB

MHT-PWI Jaya 2026: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan Jakarta

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:39 WIB

KI DKI Luncurkan E-Monev 2026, 1.001 Badan Publik Diuji soal Keterbukaan Informasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:34 WIB

Pejabat DJBC Kembali Ditahan KPK, BCW: September Harus Jadi Momentum Evaluasi Serius Bea Cukai

Senin, 31 Agustus 2026 - 21:26 WIB

CNBM Jajaki Investasi Lumbung Pangan Terpadu di Maluku Utara

Berita Terbaru

Megapolitan

MHT-PWI Jaya 2026: Merawat Sejarah, Mengawal Masa Depan Jakarta

Rabu, 2 Sep 2026 - 11:12 WIB

Megapolitan

CNBM Jajaki Investasi Lumbung Pangan Terpadu di Maluku Utara

Senin, 31 Agu 2026 - 21:26 WIB