NP Bantah Berpakaian Seksi saat Diduga Dilecehkan Petugas Dishub Jakpus: Saya Pakai Pakaian Formal - Plus62.co

NP Bantah Berpakaian Seksi saat Diduga Dilecehkan Petugas Dishub Jakpus: Saya Pakai Pakaian Formal

- Jurnalis

Senin, 28 Juli 2025 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: oknum petugas dishub Jakpus yang diduga melakukan pelecehan seorang wanita berinisial NP. Dok .istw

Foto ilustrasi: oknum petugas dishub Jakpus yang diduga melakukan pelecehan seorang wanita berinisial NP. Dok .istw

JAKARTA,plus62.co — Seorang wanita berinisial NP (24), karyawan swasta di kawasan Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat, membantah tudingan bahwa dirinya mengenakan pakaian seksi saat mengalami dugaan pelecehan oleh oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Pusat.

NP mengaku saat kejadian dirinya mengenakan pakaian yang sangat formal karena tuntutan pekerjaan. Ia menegaskan tidak mungkin mengenakan pakaian terbuka, apalagi perusahaan tempatnya bekerja memiliki aturan ketat mengenai penampilan.

“Saya kan kerja, jadi saya gak pakai pakaian seksi, biasa aja formal, kadang pakai jaket,”ujar NP kepada media Senin (28/7/2025).

Ia menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya mengenakan pashmina untuk menutupi tubuh. Namun, diduga kain tersebut tersingkap karena tertarik tas, sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

Baca Juga :  Festival Beduk Jakarta Pusat 2025: Lestarikan Budaya dan Kompetisi


“Pas kejadian memang saya tutupi pakai pashmina, tapi mungkin ketarik sama tas kali ya, jadi agak kelihatan bagian sensitif,” imbuhnya.

NP mengaku masih trauma atas kejadian yang dialaminya pada 14 Juli 2025. Ia menyatakan sulit tidur dan terus terbayang insiden tersebut. Bahkan, pada Senin (28/7), trauma itu kembali muncul saat dirinya secara tak sengaja bertemu kembali dengan oknum petugas yang diduga melakukan pelecehan.

“Dari situ saya teringat lagi, terus saya inisiatif videoin si petugas Dishubnya dan saya mau laporin, mau saya tindaklanjutin lagi,” katanya.

NP berharap kejadian serupa tidak dialami orang lain. Ia mendorong agar instansi terkait menindak tegas pelaku bila terbukti bersalah.

Baca Juga :  Pintu Air Diperbaiki, Wali Kota Jakpus Pastikan Kali Item Terkendali


“Jangan sampai ada korban-korban lagi, apalagi petugas itu kan membawa nama instansi,” tuturnya.

Peristiwa dugaan pelecehan ini terjadi ketika NP berjalan kaki dari Stasiun Palmerah menuju kantornya di Jakarta Barat. Saat itu, ia melewati beberapa petugas Dishub yang sedang patroli di kawasan tersebut.


Baca Juga :  Pelantikan Dewan Kota Jakarta Pusat: Langkah Menuju Kota yang Lebih Nyaman

Berita Terkait

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional
BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur
Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?
Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar
Kodaeral IV Perkuat Sinergi dengan Insan Pers di Pelantikan Ulang PWI Kepri
Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng
Purbaya Dicopot, Bea Cukai Watch: Jangan Buru-buru Bernapas Lega
Pameran Ikan Hias APIC-Pokja PWI Jakbar Edukasi Ratusan Pelajar

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 21:00 WIB

Posyandu Melati 2 Duri Pulo Masuk Penilaian osyandu Berprestasi Tingkat Nasional

Sabtu, 26 September 2026 - 20:21 WIB

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Kamis, 24 September 2026 - 07:56 WIB

Ritual Satanik pada Maulid Nabi di Pekalongan, Di Mana Pengawasan?

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Presiden Panggil Dirjen Bea Cukai, BCW: Perang Penyelundupan Harus Menyentuh Jaringan Besar

Rabu, 16 September 2026 - 16:19 WIB

Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng

Berita Terbaru

Megapolitan

BKPRMI DKI Dorong Remaja Masjid Jadi Entrepreneur

Sabtu, 26 Sep 2026 - 20:21 WIB