Menko Zulkifli Hasan Bersama Mendag Budi Santoso Tinjau Harga Pangan - Plus62.co

Menko Zulkifli Hasan Bersama Mendag Budi Santoso Tinjau Harga Pangan

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 21:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Zulhas juga menekankan, stok pangan dalam kondisi aman, termasuk beras, ayam, minyak goreng, dan telur.

Menteri Zulhas juga menekankan, stok pangan dalam kondisi aman, termasuk beras, ayam, minyak goreng, dan telur.

Jakarta– Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) bersama dengan. Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso dan Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi meninjau harga bahan pokok. Di Pasar Johar Baru, Rabu (5/3/2025).

Peninjauan di lakukan untuk memastikan kestabilan harga selama Ramadan 2025. Pengecekan di lakukan pada.Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, saat ketiganya bersama pihak terkait lainnya langsung berinteraksi dengan para pedagang.

Menteri Zulhas juga menekankan, stok pangan dalam kondisi aman, termasuk beras, ayam, minyak goreng, dan telur.

Harga ayam misalnya di jual sesuai HET Rp40 ribu per kilogram, sementara telur tetap di Rp30 ribu per kilogram. Pengecekan harga dan ketersediaan komoditas pangan di mulai dengan telur ayam ras yang di jual dengan harga.Rp30 ribu per kilogram.

Baca Juga :  HUT ke-18 Gerindra, Herry Dahana: Jangan Pernah Tinggalkan Rakyat

“Tidak usah khawatir, barangnya banyak, stoknya melimpah. Sampai Lebaran bahkan setelah Lebaran tetap aman,” kata Zulhas.

Zulhas juga mengungkapkan panen raya. Maret dan April di perkirakan menghasilkan surplus beras sebesar 2,5 juta ton.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, produksi beras Januari–April 2025 menjadi yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. “Kalau beras sudah aman, aman, aman, tidak ada masalah,” katanya.

Dengan kondisi ini, pemerintah memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga selama ramadan dan lebaran.

Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan atau lonjakan harga. Zulhas bersama rombongan kemudian melanjutkan pengecekan harga minyak goreng dan gula pasir.

Di pasar itu, harga Minya kita di jual Rp16.000 per liter. Sedangkan gula pasir Rp17.500 per kg.Setelah mengecek harga minyak, Zulhas bersama Mendag dan Kepala Bapanas kemudian mengecek harga cabai.

Baca Juga :  Akses Jalan Row 47 PIK 1 Kapuk Muara Jakarta Utara Akan Segera di Buka

Ia bersama rombongan menanyakan langsung harga cabai yang di jual pedagang. Komoditas cabai keriting di pasar tersebut di jual dengan harga Rp100.000 per kg cabai rawit merah tembus Rp120.000 per kg. Sedangkan bawang putih Rp60.000 per kg.

Selanjutnya menko pangan meninjau harga daging ayam ras yang di jual Rp40.000 per kilogram.

Menurutnya hal itu telah sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) yang di tetapkan oleh pemerintah.

Menko Pangan bersama rombongan lalu mengecek harga komoditas beras. Di temukan harga beras di jual Rp15.000 per kilogram untuk beras medium dan Rp18.000 per kg untuk beras premium.

Baca Juga :  Kementerian LH dan Anggota DPR RI,Sidak Pengelolaan Sampah di Depan Rumah Ibadah

Meski begitu, Zulhas menegaskan bahwa harga pangan di pasar tersebut relatif stabil sesuai dengan HET. Hanya saja dia mengakui bahwa harga cabai melambung tinggi.

Karena adanya hujan yang mengakibatkan panen terganggu.”Yang pedes memang cabai, cabai apa pun ya, cabai rawit, cabai merah keriting,” ujarnya.

Meski begitu dia mengimbau agar masyarakat tidak khawatir. Apalagi berbelanja dengan berlebihan. Karena stok pangan saat ini melimpah.”Yang perlu saya sampaikan kepada masyarakat nggak usah khawatir, barangnya banyak, stoknya banyak, melimpah. Jadi tidak usah khawatir, selama puasa sampai Lebaran, bahkan sampai habis Lebaran. Apalagi beras, kalau beras kita panen raya ini, Maret sama April,” tandasnya.

Berita Terkait

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan
Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu
UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten
Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial
Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI
Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah
Bimbel Mingguan BPAY Dorong Anak Yatim Raih Cita-Cita
Jelang Pilkades Sontang 2026, Warga Soroti Netralitas Panitia, Pengawas dan Dugaan Mobilisasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:42 WIB

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB

Megapolitan

Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:25 WIB