Gandeng Menko Dedi Mulyadi Segel Tempat Rekreasi di Bogor - Plus62.co

Gandeng Menko Dedi Mulyadi Segel Tempat Rekreasi di Bogor

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi berharap agar penyegelan tersebut bisa mendorong perusahaan untuk mengembalikan lahan sesuai dengan fungsi awalnya

Dedi Mulyadi berharap agar penyegelan tersebut bisa mendorong perusahaan untuk mengembalikan lahan sesuai dengan fungsi awalnya

Bogor- Menko Zulkifli Hasan memimpin langsung penyegelan empat perusahaan di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, di duga membuat dampak kerusakan besar bagi lingkungan.

Zulkifli Hasan mengintruksikan Menteri Lingkungan Hidup untuk menertibkan kawasan-kawasan yang berlomba membangun besar-besaran.

Zulkifli Hasan menilai bangunan-bangunan yang berdiri di kawasan perkebunan akan berdampak besar pada lingkungan.

“Tentunya ini akan berdampak besar terhadap lingkungan yang luar biasa. Yang rusaknya lebih besar di biarkan masa yang kecil di usir,”kata Zulkifli.

Baca Juga :  Reuni Unik: Alumni 1978 SMAN IX Bulungan Jajal Jadi Fotomodel

Dia juga menyinggung. Aturan dan undang-undang harus berlaku sama,”warung-warung kecil pedagang-pedagang kaki lima di bongkar. Masa yang gede seperti itu kita biarkan,”ujarnya.

Zulkifli mendukung tindakan yang di lakukan Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kawasan Resapan PT Perkebunan Nusantara I-Unit Agrowisata Gunung Mas, Cisarua Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga :  Sambut Idul Fitri 1447 H, Yayasan MBHI Santuni 50 Anak Yatim di Kebon Jeruk

“Kita mendukung penuh yang di lakukan oleh Menteri KLH dan Pak Gubernur Jawa Barat untuk menertibkan kawasan,” kata Zulkilfi pada media,(6/3/2025).

Dalam kesempatan yang sama saat mendampingi Menko. Dedi Mulyadi berharap agar penyegelan tersebut bisa mendorong perusahaan untuk mengembalikan lahan sesuai dengan fungsi awalnya. Sehingga risiko bencana alam seperti banjir yang melanda Jabodetabek bisa di minimalisir.

“Ya yang paling utama saya sebagai Gubernur Jawa Barat itu meminta kepada PTPN untuk kembali lagi ke rencana bisnisnya. Sebagaimana namanya yaitu PT Perkebunan,” tutur Dedi.

Baca Juga :  Jalan Rusak di Kapuk Tak Kunjung Diperbaiki, Warga: Kami Bayar Pajak!

Dedi mengucapakan terimakasih kepada Menko telah memberi dukungan penyegelan bangunan yang merusak lingkungan bisa di lakukan.

“Semoga dengan adanya Pak Menko ini bisa berkoordinasi dengan seluruh BUMN yang berkebun di jawa barat ,untung ada Menko (Bidang Pangan) yang mau mem-backup,” tutup Dedi.

Berita Terkait

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan
Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu
UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten
Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial
Wakil Ketua KI DKI Luqman Hakim: Informasi Publik Harus Adaptif di Era AI
Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah
Bimbel Mingguan BPAY Dorong Anak Yatim Raih Cita-Cita
Jelang Pilkades Sontang 2026, Warga Soroti Netralitas Panitia, Pengawas dan Dugaan Mobilisasi

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Ribuan Obat Sitaan Jadi Sorotan, Data BAST Satpol PP Jakpus Dipertanyakan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:42 WIB

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Wali Kota Jakarta Pusat Dorong Pers Edukasi Warga Pilah Sampah dari Rumah

Berita Terbaru

Megapolitan

Letjen Cantiasa: PHDI Harus Jadi Rumah Besar Umat Hindu

Rabu, 7 Okt 2026 - 17:31 WIB

Megapolitan

UKW PWI Jaya ke-66 Selesai, 20 Wartawan Kompeten

Selasa, 6 Okt 2026 - 20:42 WIB

Megapolitan

Rumah Pena Foundation Dorong Pelajar SMAN 84 Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:25 WIB