Gandeng Menko Dedi Mulyadi Segel Tempat Rekreasi di Bogor - plus62news

Gandeng Menko Dedi Mulyadi Segel Tempat Rekreasi di Bogor

- Jurnalis

Kamis, 6 Maret 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi berharap agar penyegelan tersebut bisa mendorong perusahaan untuk mengembalikan lahan sesuai dengan fungsi awalnya

Dedi Mulyadi berharap agar penyegelan tersebut bisa mendorong perusahaan untuk mengembalikan lahan sesuai dengan fungsi awalnya

Bogor- Menko Zulkifli Hasan memimpin langsung penyegelan empat perusahaan di Cisarua, Bogor, Jawa Barat, di duga membuat dampak kerusakan besar bagi lingkungan.

Zulkifli Hasan mengintruksikan Menteri Lingkungan Hidup untuk menertibkan kawasan-kawasan yang berlomba membangun besar-besaran.

Zulkifli Hasan menilai bangunan-bangunan yang berdiri di kawasan perkebunan akan berdampak besar pada lingkungan.

“Tentunya ini akan berdampak besar terhadap lingkungan yang luar biasa. Yang rusaknya lebih besar di biarkan masa yang kecil di usir,”kata Zulkifli.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Resmikan Proyek Strategis Ketenagalistrikan Terbesar di Dunia

Dia juga menyinggung. Aturan dan undang-undang harus berlaku sama,”warung-warung kecil pedagang-pedagang kaki lima di bongkar. Masa yang gede seperti itu kita biarkan,”ujarnya.

Zulkifli mendukung tindakan yang di lakukan Menteri Lingkungan Hidup dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Kawasan Resapan PT Perkebunan Nusantara I-Unit Agrowisata Gunung Mas, Cisarua Bogor, Jawa Barat.

Baca Juga :  Menko Zulkifli Hasan Bersama Mendag Budi Santoso Tinjau Harga Pangan

“Kita mendukung penuh yang di lakukan oleh Menteri KLH dan Pak Gubernur Jawa Barat untuk menertibkan kawasan,” kata Zulkilfi pada media,(6/3/2025).

Dalam kesempatan yang sama saat mendampingi Menko. Dedi Mulyadi berharap agar penyegelan tersebut bisa mendorong perusahaan untuk mengembalikan lahan sesuai dengan fungsi awalnya. Sehingga risiko bencana alam seperti banjir yang melanda Jabodetabek bisa di minimalisir.

“Ya yang paling utama saya sebagai Gubernur Jawa Barat itu meminta kepada PTPN untuk kembali lagi ke rencana bisnisnya. Sebagaimana namanya yaitu PT Perkebunan,” tutur Dedi.

Baca Juga :  Kinerja 411 PPPK Paruh Waktu Jakarta Timur Akan Dievaluasi

Dedi mengucapakan terimakasih kepada Menko telah memberi dukungan penyegelan bangunan yang merusak lingkungan bisa di lakukan.

“Semoga dengan adanya Pak Menko ini bisa berkoordinasi dengan seluruh BUMN yang berkebun di jawa barat ,untung ada Menko (Bidang Pangan) yang mau mem-backup,” tutup Dedi.

Berita Terkait

Polri Terjunkan Tim SAR Detasemen Perintis Evakuasi Warga Cilincing
Kanwil BPN DKI Jakarta Luncurkan Aplikasi Pengukuran Terjadwal
Banjir Rendam Tegal Alur, 363 Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Sembako serta Obat-obatan
IKWI DKI Jakarta Gelar Silaturahmi Perdana di Luar Kota
Banjir Belum Surut, PLN padam, di RW 03 Warga Butuh Bantuan Logistik
Warga Tegal Alur Minta Penambahan Pompa, Banjir Tak Kunjung Surut
Warga Tegal Alur Pertanyakan Kinerja Rumah Pompa Kamal, Banjir Tak Kunjung Surut
Banjir Rendam Sejumlah Wilayah Tegal Alur, Jalan Utama Lumpuh Total

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 20:49 WIB

Polri Terjunkan Tim SAR Detasemen Perintis Evakuasi Warga Cilincing

Senin, 12 Januari 2026 - 20:05 WIB

Kanwil BPN DKI Jakarta Luncurkan Aplikasi Pengukuran Terjadwal

Senin, 12 Januari 2026 - 19:10 WIB

Banjir Rendam Tegal Alur, 363 Warga Mengungsi dan Butuh Bantuan Sembako serta Obat-obatan

Senin, 12 Januari 2026 - 18:37 WIB

IKWI DKI Jakarta Gelar Silaturahmi Perdana di Luar Kota

Senin, 12 Januari 2026 - 18:31 WIB

Banjir Belum Surut, PLN padam, di RW 03 Warga Butuh Bantuan Logistik

Berita Terbaru

Megapolitan

Kanwil BPN DKI Jakarta Luncurkan Aplikasi Pengukuran Terjadwal

Senin, 12 Jan 2026 - 20:05 WIB

Megapolitan

IKWI DKI Jakarta Gelar Silaturahmi Perdana di Luar Kota

Senin, 12 Jan 2026 - 18:37 WIB