JAKARTA — Duka menyelimuti kalangan lintas komunitas di Ibu Kota. Christoforus Rea, tokoh yang dikenal aktif merawat dialog antarumat beragama, wafat pada Kamis (19/3/2026) setelah menjalani perawatan akibat sakit.
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, melayat ke rumah duka di RS St. Carolus, Jumat (20/3). Ia hadir bersama Camat Senen, Erik, sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum dalam menjaga harmoni sosial di wilayah perkotaan yang majemuk.
“Almarhum merupakan figur yang konsisten membangun komunikasi lintas iman. Kontribusinya sangat terasa dalam memperkuat nilai toleransi di Jakarta,” ujar Arifin.
Rangkaian penghormatan diawali dengan Misa Requiem pada Kamis malam di Ruang Gabriel E, lantai 6 Rumah Duka RS St. Carolus. Ibadah dipimpin Romo Deo SJ dan dihadiri keluarga, sahabat, serta tokoh lintas agama.
Prosesi dilanjutkan dengan Misa Tutup Peti pada Jumat yang dipimpin Romo Yudo SJ. Usai seluruh rangkaian ibadah, jenazah dimakamkan di TPU Pondok Kelapa.
Sosok yang akrab disapa Cristo dikenal sebagai penggerak dialog lintas komunitas melalui perannya di HAAK Katedral Jakarta. Ia aktif menginisiasi forum kebersamaan dan kegiatan sosial yang mempertemukan beragam kelompok masyarakat.
Kepergiannya meninggalkan jejak penting dalam upaya merawat keberagaman di Jakarta, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga ruang dialog di tengah perbedaan.






