Unit K9 Polda Jateng Berhasil Deteksi Tiga Titik Jejak Korban di Lokasi Bencana Pandanarum - Plus62.co

Unit K9 Polda Jateng Berhasil Deteksi Tiga Titik Jejak Korban di Lokasi Bencana Pandanarum

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat Anjing Pelacak Unggulan Temukan Tiga Titik Reaksi di Medan Curam Sektor C2, Tingkatkan Peluang Evakuasi Korban di Pandanarum

Empat Anjing Pelacak Unggulan Temukan Tiga Titik Reaksi di Medan Curam Sektor C2, Tingkatkan Peluang Evakuasi Korban di Pandanarum

BANJARNEGARA,plus62.co – Unit Satuan Polisi Satwa (K9) Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Polda Jawa Tengah bersama jajaran Polres hari ini mengerahkan tim anjing pelacak (K9 Search and Rescue) untuk memaksimalkan upaya pencarian korban di lokasi bencana Kecamatan Pandanarum, Banjarnegara.

Kegiatan pelacakan intensif ini dilaksanakan pada Senin, 24 November 2025, mulai pukul 07.00 WIB di sekitar area pemukiman Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Tim gabungan yang terdiri dari personil Polrestabes Semarang, Polres Karanganyar, Polres Wonogiri, dan Polres Wonosobo memfokuskan upaya pelacakan di sektor C2, area yang dikenal memiliki medan sangat curam dan tanah yang labil akibat amblasnya permukaan setelah curah hujan tinggi.

Baca Juga :  Yandri Nalle Kecam Pernyataan Bimo soal Camat Kresek: Jangan Bangun Opini Tanpa Data


Empat (4) ekor anjing pelacak berkemampuan SAR (Search and Rescue) terbaik dikerahkan, yaitu
JUSTIN (Jenis kemampuan Pelacakan SAR),
JACK (Jenis kemampuan Pelacakan SAR),
UPS (Jenis kemampuan Pelacakan SAR), dan PABLO (Jenis kemampuan Pelacakan SAR)

Dirpol Satwa Polda Jawa Tengah melaporkan kepada Ka Korsabhara Baharkam Polri bahwa operasi pelacakan hari ini membuahkan hasil signifikan.

Baca Juga :  Silaturahmi Penuh Kehangatan, Ketua Umum LSM Geram dan Redaktur Ifakta.co Sepakat Perkuat Sinergi untuk Masyarakat Tangerang


“K9 melaksanakan pelacakan secara menyeluruh di sektor C2. Kami konfirmasi bahwa jejak sempat terdeteksi dengan jelas di area tersebut, menghasilkan total tiga (3) titik reaksi anjing pelacak,” ujar perwakilan Ditpolsatwa.

Setelah terdeteksinya jejak tersebut, lokasi tiga titik reaksi ini telah segera dikoordinasikan dan dikonfirmasikan kepada pihak Basarnas di lapangan untuk ditindaklanjuti dengan upaya evakuasi.

Baca Juga :  Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Takziah ke Rumah Duka Wartawan Irvan



Dalam pelaksanaannya, tim K9 menghadapi kendala utama berupa kondisi medan yang sangat ekstrem.

“Kondisi tanah di lokasi sangat lembek dan tandus akibat curah hujan yang tinggi sejak bencana terjadi, hal ini menjadi faktor penghambat utama bagi pergerakan tim dan pelacakan jejak,” tambahnya.


Meskipun demikian, pelacakan telah dilakukan secara maksimal. Upaya sinergis antara Unit K9 Polri dan Basarnas diharapkan dapat mempercepat penemuan dan evakuasi korban yang masih tertimbun. (***)

Berita Terkait

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?
Semangat 81 Tahun Mengabdi, Kodaeral IV Gelar Apel Siaga
Laut Kepri Diperketat, Kodaeral IV Bongkar Penyelundupan 240 Vape Bomb
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada
Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan
Pembuatan Biopori di Taman Jalan Permata Tegal Alur sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan
3 Pemuda di Kapuk Menjadi Korban Penganiayaan oleh OTK, 1 Orang Dibacok Tangan nyaris Putus
Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalimantan, Timbulkan Kerusakan Lingkungan dan Habitat Satwa

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 07:50 WIB

Kekerasan Seksual di Pesantren Berulang, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Jumat, 11 September 2026 - 09:20 WIB

Semangat 81 Tahun Mengabdi, Kodaeral IV Gelar Apel Siaga

Selasa, 8 September 2026 - 13:58 WIB

Laut Kepri Diperketat, Kodaeral IV Bongkar Penyelundupan 240 Vape Bomb

Minggu, 6 September 2026 - 17:58 WIB

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau sampai ke Jakarta, Pramono Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Dugaan Kekerasan Dua Anak di Pemalang Naik Penyidikan, Kuasa Hukum Desak Terlapor Segera Ditahan

Berita Terbaru

Megapolitan

Kesit dan Bryan Gautama Dukung Pengembangan PPISHP Cengkareng

Rabu, 16 Sep 2026 - 16:19 WIB